SMA/SMK di Bangkalan Bakal Buka Belajar Mengajar Tatap Muka

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2020 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Bangkalan || Rega Media News

Belajar mengajar tatap muka untuk SMA/SMK di Bangkalan bakal segera dilakukan. Hal itu disampaikan Kasi SMA dan Pendidikan Layanan Khusus Cabang Dinas (Cabdin) Bangkalan.

Kasi SMA dan Pendidikan Layanan Khusus Cabdin Bangkalan, Moh. Fauzi menyampaikan, setelah dilakukan masa percobaan tatap muka di tiga sekolah, dalam waktu dekat kegiatan belajar mengajar tatap muka akan diperluas.

“Dasar perluasan tatap muka untuk sekolah sederajat sesuai surat edaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujarnya, Selasa (3/11/20).

Akan tetapi, menurutnya, meski Pemerintah Provinsi memberikan izin menyelenggarakan kegiatan belajar secara luring. Cabang Dinas setempat harus berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

Baca Juga :  Tangkap Wanita di Bangkalan, Polisi Temukan Sabu Didalam CD

“Apabila pemerintah daerah tidak memberi izin maka kami juga mengikuti. Kalau di Bangkalan kami sudah mengirim surat kepada bupati tapi sampai saat ini surat yang kami kirim belum turun,” ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangkalan Agus Zein menjelaskan, sudah menerima disposisi dari Bupati Bangkalan.

“Dalam Disposisi itu disebutkan, untuk sekolah SMA/SMK di perbolehkan melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dengan syarat memperhatikan protokol lesehatan,” jelasnya

Pihaknya mengaku baru menerima surat dari bupati hari ini, Selasa 3 November 2020. Secepatnya kita buatkan rekom untuk di ajukan kembali kepada bupati agar ditandatangani.

Baca Juga :  Lintasan Lari Atletik Lapangan Wijaya Sampang di Perbaiki

“Sebenarnya ini hanya tinggal tanda tangan dari bupati. Kalau misal hari ini sudah ditandatangani maka segera mungkin akan diantarkan ke Cabdin untuk ditindaklanjuti. Intinya kegiatan belajar mengajat tingkat Sederajat sudah diijinkan sama bupati selama menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.

Agus juga menambahkan, pertimbangan izin tatap muka diberikan salah satunya memperhatikan peta sebaran covid-19.

“Kasus covid-19 mengalami kelandaian. Selain itu juga memperhatikan kelandaian kasus di Bangkalan sudah berubah zona kuning,” tutupnya. (sfn/sms)

Berita Terkait

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis
MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:49 WIB

Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:29 WIB

Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat

Berita Terbaru

Caption: anggota Polsek Karang Penang bersama warga berada di lokasi ditemukannya jenazah nenek di waduk Desa Tlambah, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas

Kamis, 29 Jan 2026 - 09:19 WIB