Rumah Desa Hebat Canangkan Program 1.000 Sarjana

- Jurnalis

Minggu, 8 Januari 2023 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Abu Rizal didampingi ibunda, saat memperingati hari jadi Rumah Desa Hebat ke 4, di Pendopo Trunojoyo Sampang, (dok. redaksi regamedianews).

Caption: Abu Rizal didampingi ibunda, saat memperingati hari jadi Rumah Desa Hebat ke 4, di Pendopo Trunojoyo Sampang, (dok. redaksi regamedianews).

Sampang,- Di usianya yang ke 4 tahun, Rumah Desa Hebat akan terus konsisten menjadi fasilitator pendidikan, dan mewujudkan 1.000 sarjana untuk anak desa.

Hal itu disampaikan Abu Rizal founder Rumah Desa Hehat, saat memperingati hari jadi Rumah Desa Hebat ke 4, di Pendopo Trunojoyo Sampang, Minggu (08/01/2023) pagi.

“Di momen hari jadi ke 4 ini, kami mengusung tema: Gotong Royong Wujudkan 1.000 Sarjana Untuk Anak Desa, khususnya bagi anak desa yang kondisi ekonominya dibawah rata-rata,” ujar Abu Rizal.

Sejak tahun 2021 hingga saat ini, ungkap Abu Rizal, sudah ada sekitar 150 anak desa telah berhasil menjadi mahasiswa dan kuliah, di sejumlah universitas di Madura, maupun di luar Madura.

Baca Juga :  Seorang Pria di Sampang Tewas Dibacok Saat Potong Rambut

“Jadi, jika mengacu pada program 1.000 sarjana tersebut, masih kurang 850 orang, agar bisa menjadi mahasiswa. Dari 150 orang, sebagian kuliah di Madura, Surabaya dan Malang,” terangnya.

Lebih lanjut Abu Rizal mengatakan, ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk mewujudkan 1.000 sarjana, diantaranya melalui pendekatan, konsolidasi, komunikasi dengan pihak kampus.

“Hal itu, agar bisa mengadvokasi atau membantu anak-anak desa yang ingin kuliah, tetapi terhambat oleh kondisi ekonomi,” tandas Abu Rizal perintis Rumah Desa Hebat.

Selain itu, pihaknya juga komunikasi dengan pihak sekolah, untuk mencari tahu siswa-siswi yang mau melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Menurutnya, untuk mewujudkan 1.000 sarjana bagi anak desa, bukanlah hal mudah.

Baca Juga :  Pembangunan Menara Telekomunikasi di Padasuka Cimahi Diduga Tak Berijin

“Bahkan, banyak orang yang pesimis. Maka dari itu, tema kegiatan itu sebagai acuan agar kita saling bahu-membahu, baik dari OKP, pihak kampus dan instansi pemerintah, untuk mewujudkan 1.000 sarjana tersebut,” ucap Abu Rizal.

Meski demikian, imbuh Abu Rizal, pihaknya akan memotivasi anak desa yang mau kuliah, tapi terhalang ekonomi melalui pendekatan persuasif, mendatangi rumahnya dan menanyakan kepada orang tuanya.

“Jika orang tua sudah mengamini, kita akan komunikasi dengan pihak sekolah, dan konsolidasi dengan pihak kampus, karena siswa-siswi itu layak mendapatkan beasiswa, dengan demikian 1.000 sarjana akan terwujud, meski secara bertahap,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Berita Terbaru

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB