Bupati Bangkalan Imbau Element Masyarakat Madura Tak Ikut Aksi People Power

- Jurnalis

Minggu, 19 Mei 2019 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron

Bangkalan, (regamedianews.com) – Dalam menjaga ketertiban umum dan tidak memperkeruh suasana. Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengimbau secara khusus kepada masyarakat Madura khususnya dan masyarakat Bangkalan untuk tidak ikut serta dalam aksi people power, atau pengerahan kekuatan massa di Jakarta pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

Ia meminta pada warganya pada hari pengumuman Pilpres 2019 pada 22 Mei mendatang. Masyarakat Bangkalan  tetap beraktivitas seperti biasa, menjalankan ibadah puasa bersama keluarga di tempat tinggal masing-masing.

“Hasil Pemilu mari kita serahkan kepada penyelenggara Pemilu yakni KPU. Lebih baik kita tetap beribadah di rumah, di pesantren atau di masjid masing-masing”, kata Ra Latif sapaan akrabnya, Minggu (19/5/2019).

Baca Juga :  Sidak Dadakan Ahmad Nawardi DPD RI, Raskin di Bulog Sumenep Tak Layak Konsumsi

Menurutnya, boleh saja masyarakat memantau dan mengawasi proses Pemilu. Dengan tujuan untuk mewujudkan sumber tertib sosial sekaligus sumber tertib hukum. Namun, untuk ajakan pergi ke Jakarta pada 22 Mei mendatang yang banyak tersebar di media sosial beberapa hari terakhir kurang elok.

“Warga Bangkalan saya harap tidak terpengaruh, ajakan itu dibuat oleh pihak-pihak yang ingin memperkeruh suasana”, ungkapnya.

Ra Latif menambahkan, tidak akan ada tertib sosial kalau tidak tertib hukum. Proses-proses ini sudah melalui proses panjang. Proses ini yang memang harus dilalui dinamika-dinamikanya. Mudah-mudahan basis konstitusi tetap akan menjadi referensi semua pihak.

Baca Juga :  Dinkes Aceh Selatan Lakukan Pengobatan di Dayah Sirajul Ibad Meukek

“Tidak usah ramai-ramai ke Jakarta yang nanti ujung-ujungnya dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab. Malah tidak menyelesaikan masalah. Kami meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penghitungan dan penetapan sampai 22 Mei nanti. Apapun keputusan yang dikeluarkan oleh KPU itu adalah yang terbaik”, ujarnya.

Ia juga berharap kepada seluruh element masyarakat, agar tidak mudah terprovokasi dengan berita yang belum tentu kebenarannya. Apalagi dengan menolak hasil pemilu dengan cara inkonstitusional atau tidak berdasarkan undang-undang tahapan pelaksanaan.

“Masyarakat lebih baik bersabar menunggu hasil penetapan Pemilu di rumah masing-masing melalui siaran televisi. Apalagi ini bulan ramadhan lebih baik memperbanyak amalan ibadah”, pintanya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025
Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif
Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal
“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas
Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat
Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:42 WIB

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:36 WIB

Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:02 WIB

Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:07 WIB

Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal

Senin, 26 Januari 2026 - 22:26 WIB

“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu

Berita Terbaru

Caption: Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Pamekasan, Jl.Kesehatan, Barurambat Kota, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: Pengurus SMSI Sampang saat menyambangi kaum dhuafa, (dok. foto istimewa).

Sosial

Jelang HPN 2026, SMSI Sampang Berbagi Kepada Dhuafa

Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB