Peduli Sesama, Ketua GPM Beri Bantuan Kepada Nenek Yang Hidup Miskin

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2020 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gerakan Pemuda Madura (Taufik Hidayah, S.ikom) didampingi istrinya saat memberikan bantuan kepada seorang nenek yang hidup miskin.

Ketua Gerakan Pemuda Madura (Taufik Hidayah, S.ikom) didampingi istrinya saat memberikan bantuan kepada seorang nenek yang hidup miskin.

Sampang, (regamedianews.com) – Ramadhan ditengah pandemi Covid-19 banyak dimanfaatkan dengan hal-hal kebaikan oleh berbagai kalangan masyarakat, salah satunya seperti yang dilakukan Ketua Gerakan Pemuda Madura (GPM), Taufik Hidayah S.Ikom.

Menurutnya, bulan suci ramdhan ditengah pandemi Covid-19 adalah suatu cobaan namun penuh keberkahan, karena disaat seperti ini banyak kalangan masyarakat berlomba-lomba untuk beribadah dan mengais keberkahan.

“Kali ini saya didampingi istri memberikan sedikit rezeki atau bantuan kepada orang yang benar-benar tidak mampu, salah satunya seorang nenek yang tinggal disuatu gubuk atau rumah yang tidak layak huni,” ujar Taufik, Minggu (3/5/20).

Baca Juga :  Sampang Akan Ada Layanan SIM Keliling

Ia mengungkapkan, nenek tersebut tidak jauh dari rumahnya yakni di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Melihat kondisinya, membuat dirinya semakin semangat dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat miskin.

“Mengingat saat ini, Pemerintah sudah banyak membuat program-program bantuan, seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Bahkan, ditengah pandemi Covid-19 sebagian dari Dana Desa dialihkan menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT),” terangnya.

Oleh karena itu, kata Taufik, ia berharap kepada Pemerintah dari beberapa program bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang benar-benar miskin atau kurang mampu. Apalagi, terkait dengan adanya BLT-DD, ia berharap benar tersalurkan kepada warga yang terdampak Covid-19.

Baca Juga :  Amankan Pilkada 2018, Polres Bangkalan Siapkan Hal Ini

“Artinya, penerima BLT-DD ini dapat diberikan kepada masyarakat yang Non BPNT dan Non PKH, dalam artian masyarakat yang tidak menerima dua program bantuan tersebut. Jangan sampai Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Desa salah sasaran, apalagi orang mampu atau kaya yang malah mendapat bantuan itu,” pungkasnya. (mud/dhr/red)

Berita Terkait

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting
SIHT Mandek, DPRD Pamekasan Desak Disperindag Bertanggung Jawab
Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan
HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa
Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras
Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir
HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:38 WIB

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:05 WIB

SIHT Mandek, DPRD Pamekasan Desak Disperindag Bertanggung Jawab

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:45 WIB

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan

Senin, 9 Februari 2026 - 22:43 WIB

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Februari 2026 - 15:20 WIB

Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyerahkan cangkul secara simbolis kepada anggota TNI, sebagai tanda di mulainya program TMMD ke-127, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Rabu, 11 Feb 2026 - 11:38 WIB

Caption: PS Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Tegas!, Nur Fajri Bakal Berantas Peredaran Miras di Sampang

Selasa, 10 Feb 2026 - 18:12 WIB