Pertikaian Anggota DPRK Aceh Selatan Dengan Kadis Pariwisata Berujung Damai

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2020 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan perdamaian antara anggota DPRK Aceh Selatan (Hadi Surya) dengan Kepala Dinas Pariwisata (Safril).

Pertemuan perdamaian antara anggota DPRK Aceh Selatan (Hadi Surya) dengan Kepala Dinas Pariwisata (Safril).

Aceh Selatan || Rega Media News

Pertikaian antara salah satu anggota DPRK Aceh Selatan Hadi Surya dan Kepala Dinas Pariwisata Safril akhirnya membuahkan hasil setelah dilakukan mediasi oleh pemkab Aceh Selatan di ruangan musyawarah DPRK setempat, Rabu (15/07/2020).

Berunjuk permasalahannya berawal dari statement ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan Hadi Surya yang tayang di berberapa media, yang menyebutkan tidak adanya sentuhan Dinas Pariwisata terhadap dua objek wisata Aceh Selatan yang masuk nominasi Anugrah Pesona Indonesia 2020.

Kemudian dikabarkan Kadis Pariwisata merasa tidak senang atas kritikan tersebut dan mengancam akan memukul Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan Hadi Surya.

Belakangan acaman pemukulan tersebut dibantah Kepala Dinas Pariwisata Aceh Selatan Safril melalui salah satu media, setelah menuai protes dari para anggota legislator dan berbagai elemen masyarakat.

Pada Akhirnya Pemkab Aceh Selatan melalui Sekretaris Daerah H. Nasjuddin melakukan mediasi perdamaian antara Hadi Surya dan Safril, tampak juga hadir Wakil I DPRK beserta beberapa anggota DPRK dan Asisten Pemerintahan pada kesempatan itu ikut terlibat dalam fasilitator tersebut.

Baca Juga :  Wujudkan Pilkada Aman, Ini Pesan Kapolres Sampang Pada Insan Pers

Dalam kesempatannya Kadis Pariwisata Safril menyampaikan rasa mohon maaf yang mendalam atas terjadi kesalahpahaman antara mareka.

“Dengan rasa yang mendalam, saya mohon maaf kepada Hadi Surya atas kesalahpahaman dan berjanji tidak akan mengulangi lagi hal seperti itu,” ucap Safril.

Pada kesempatan yang sama Hadi Surya menyampaikan, pasca kejadian malam itu sudah di mediasi oleh Harun dan sudah tidak ada lagi permasalahan antara dirinya dengan Kadis Pariwisata.

“Pasca kejadian malam itu sudah mediasi dan selesai, Kadis Pariwisata sudah meminta maaf dan saya pun sudah memaafkan pada malam itu juga,” ujar Hadi Surya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, namun pasca kejadian tersebut terjadi pengklarifikasian dari Kadis Pariwisata yang menurut Hadi Surya tujuan Kadis pariwisata itu baik, ingin mengakhiri masalah, tetapi cara dan anggapan pengutipan di media menurut Hadi surya yang keliru, sehingga menimbulkan opini baru seolah olah Hadi surya mengarang cerita atau pencipta hoax.

“Sehingga harus di luruskan kembali informasi yang berkembang dengan cara duduk bersama seperti hari ini. Hal ini merupakan preseden buruk bagi kita dan menjadikan i’tibar bagi kita semua. Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi kepada siapapun untuk siapapun dan dimanapun”, ungkap Hadi Surya.

Baca Juga :  Muspika Kecamatan Samadua Mediasi Kisruh Gampong Gadang

Sambungnya, “sangat manusiawi semua orang tidak ingin bermasalah, tidak ingin berpanjang masalah, maka darinya kejadian ini kita akhiri dan menjadi i’tibar dan sebuah renungan bersama.

Hadi surya menambahkan, untuk saling menginstropeksi diri dan memohon kepada semua pihak untuk mengambil langkah bijak dan secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada sahabat-sahabat DPRK dan teman-teman kader serta pengurus partai yang sudah bersimpati dan berempati.

“Saya berharap untuk mengakhiri persoalan ini, seperti pepatah mengatakan; mulia meminta maaf, lebih mulia memaafkan,” katanya.

Ia juga berharap kepada semua pihak, mahasiswa, pemuda untuk tidak menurunkan semangat kritis kepada eksekutif selaku penyelenggara pemerintah.

“Bila ada kritikan dan masukan yang dinilai tidak sepaham gunakan hak jawab, dan bila kritikan itu berbau kebohongan dan fitnah, maka silakan gunakan hak somasi,” tuturnya. (Asmar Endi)

Berita Terkait

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting
SIHT Mandek, DPRD Pamekasan Desak Disperindag Bertanggung Jawab
Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan
HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa
Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras
Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir
HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:38 WIB

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:05 WIB

SIHT Mandek, DPRD Pamekasan Desak Disperindag Bertanggung Jawab

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:45 WIB

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:08 WIB

HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas

Senin, 9 Februari 2026 - 22:43 WIB

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Berita Terbaru

Caption: pihak tergugat melalui kuasa hukumnya melayangkan protes, ditengah eksekusi pengosongan lahan di Dusun Tengah Laok, Desa Bunten Barat, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

PN Sampang Eksekusi Lahan di Bunten Barat Meski SHM Belum Batal

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:00 WIB

Catption: para pemain Persepam Pamekasan menjalani latihan sebelum pertandingan melawan Persinga Ngawi, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, (dok. Kurdi Rega Media).

Olahraga

Persepam Siap Hadapi Persinga Ngawi di Semifinal Liga 4

Rabu, 11 Feb 2026 - 17:05 WIB

Caption: Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyerahkan cangkul secara simbolis kepada anggota TNI, sebagai tanda di mulainya program TMMD ke-127, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Rabu, 11 Feb 2026 - 11:38 WIB

Caption: PS Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Tegas!, Nur Fajri Bakal Berantas Peredaran Miras di Sampang

Selasa, 10 Feb 2026 - 18:12 WIB