Siswa-Siswi SMPN 1 Kedungdung Mengikuti Ujian Nasional Diruangan Memperihatinkan

- Jurnalis

Rabu, 11 Mei 2016 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

13221749_961553987299041_1430068846388494743_n

Sampang (Rega Media) – Dihari ketiga (11/05) Siswa SMPN 1 Kedungdung berantusias mengerjakan ujian nasional diruangan memperihatinkan karena diruang kelas banyak sekali dinding mengelupas, kayu rapuh, atap bocor dan pelafon berlubang dengan tidak berpintu.

Sementara banyaknya siswa yang seharusnya mengikuti ujian nasional di SMPN 1 Kedungdung Laki-laki 133 dan Perempuan 162 Siswa dengan jumlah keseluruhan 195  dari 10 lembaga yang bergabung, tapi masih ada 4 siswa tidak hadir, 3 siswa  tanpa ada keterangan sama sekali  dan 1 siswa beralasan sakit  saat ini sedang dirawat disalah satu rumah sakit disurabaya, ungkap Sholeh bagian tata usaha (TU), “soal siswa yang tidak hadir dari sekolah yang bergabung bukan berasal dari SMPN 1 Kedungdung” imbuhnya.

Baca Juga :  Lapas Narkotika Pamekasan Ciptakan Lingkungan Bersih

Subaidi Kepala Sekolah SMPN 1 Kedungdung sudah mewanti-wanti ke semua siswa agar tetap semangat dan waspada mengikuti ujian nasional, juga berhati-hati saat memasuki ruangan karena tidak ada pilihan ruangan lagi yang bisa ditempati oleh siswa. Berharap ke instansi terkait bersama-sama melaksanakan evaluasi segera memberikan rasa simpati dan peduli memperbaiki untuk menghindari adanya korban jiwa disebabkan robohnya ruangan.

Baca Juga :  Ditengah Merebak Covid 19, Kapolres Bangkalan Ungkap Wartawan Termasuk ODR

Salah satu pengawas UN  mengungkapkan ke wartawan regamedianews.com ada perasaan takut setiap kali masuk keruangan kelas karena melihat kondisi atapnya sudah rusak parah “saya bukan hanya mengawasi peserta ujian saja tapi juga mengawasi atap – atap yg rusak”. (adi)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB