Pamekasan Rega medi news . Intitusi lembaga pendidikan di kota gerbang salam tercoreng dengan ulah dari oknum Kasek (Kepala sekolah) dan kroni-kroninya kenapa tidak? sekolah semestinya mengajarkan tata cara kehidupan jujur dan penuh perilaku baik serta harapan demi kemajuan suatu Bangsa , Negara sudah tidak seperti yang diharapkan khususnya pada Program Pemerintah ini, selain lembaga pendidikan semestinya mencetak kader-kader bangsa sekarang sudah tidak lagi berjalan dengan porosnya hanya karena kelakuan oknum saja.
Masih ada saja sekolah menengah kejuruan dengan beberapa alasan memungut iuran pada siswa siswinya”ucap walimurid yang enggan dikorankan bahkan kami selaku wali murid dari anak saya yang sekolah di sini (SMK.red) membayar SPP dari awal tahun masuk disekolah ini”tambahnya ditanya mengenai awal masuk anaknya sekolah di S.M.K tersebut mengatakan”ia tahun ajaran ini mas sedangkan jumlah siswa kelas I kurang lebih 200 siswa (2015/2016).
Uang SPP per bulan sebesar Rp. 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah)” yang paling ironis lagi selasa 17 Mei 2016 wali murid yang di nyatakan menunggak SPP di panggil oleh BK dan terjadilah sebuah bahasa yang tak patut kita dengar dengan bahasanya”nanti kalau sudah kelas II untuk SPP bayar Rp. 100.000 (seratus ribu)”.jika tidak melunasi spp maka anak saya tidak bisa ikut dalam ujian akhir semester ini”gumamnya pada rega media news,
AKHMAD TIRMIDI,S.Pd Waka Humas di sekolah tersebut menyampaikan”pemunggutan iuran spp tersebut di punggut dikarenakan dana bos untuk smk ini belum cair tapi nanti akan kami kembalikan manakala dana bos tersebut cair”imbuhnya… bersambung ( Matlazin )