Karang Taruna Kab. Sampang Gelar Festival Daul Combo dan Musik Dug Dug 2016

- Jurnalis

Rabu, 13 Juli 2016 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMG_20160713_190705_edit

13669695_10206940042000243_3147415503682165790_n

13615207_10206940085121321_423158869514751002_n

Sampang (regamedianews) – Karang taruna Kabupaten Sampang menggelar Festival Parade Musik Tradisional daul combo dan dug dug tahun 2016 pada Rabu malam (13/07/2016). Festival ini didukung Disbudparpora dan PT Nusantara Mulya Abadi, start pemberangkatan dari depan Pendopo Wakil Bupati Sampang Jalan Trunojoyo Sampang. Sebanyak 23 peserta ikut meramaikan musik tradisional itu yang selama ini ditunggu – tunggu masyarakat.

Festival parade musik daul combo dan dug dug tahun 2016 langsung di buka Wakil Bupati Sampang Fadhillah Budiono. Hadir dalam acara ini Forkopimda, Sekdakab Puthut Budi Santoso, Ketua pelaksan PT Nusantara Mulya Abadi H. Asyari dan SKPD Sampang.

Baca Juga :  KAHMI Gelar FGD Guna Membangun Sampang Ke Arah Yang Lebih Baik

Ketua Karang Taruna Kabupaten Sampang Jakfar Shodik mengatakan, festival parade musik tradisional tersebut sebagai ajang memperkokoh ukhuwah islamiyah dan kekompakan masyarakat. Selain itu, untuk melestarikan musik tradisional daul combo dan dug dug. Kegiatan itu dilakukan setiap tahun dan didukung penuh Disbubparpora Sampang.

Sementara H. Asyari selaku ketua pelaksana dari PT Nusantara Mulya Abadi mengatakan, Festival parade musik tradisional musik dug dug dan daul combo diikuti sebanyak 23 peserta, dengan rincian daul combo sebanyak 11 peserta dan musik dug dug 12 peserta, dan sebelumnya kami sebagai pelaksana sampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati dan masyarakat Sampang.

Baca Juga :  Bupati Bandung Berharap Seluruh Honorer Diangkat

“Dan festival ini sebagai hiburan bagi masyarakat Sampang dan disamping itu agar daul combo dan musik dug dug biar selalu bergema di Kabupaten Sampang karena ini merupakan musik tradisional”,tandasnya.(d2)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Berita Terbaru

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB