SDN 4 Gulbung Disegel, Puluhan Siswa Belajar Diemperan Kelas

- Jurnalis

Rabu, 20 Juli 2016 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMG_20160720_091821_edit   IMG_20160719_103849

Sampang (regamedianews.com) – Dampak dari penyegelan SDN Gulbung 4 Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang membuat proses belajar mengajar puluhan siswa menjadi tersedat. Pasalnya sekolahan tersebut disegel pemilik lahan, sebab setatus tanah yang disengketakan hingga kini belum selesai, Rabu (20/07/2016). Akibat dari penyegelan tersebut puluhan siswa dan siswi terpaksa belajar diemperan sekolahan, sehingga proses belajar mengajar tidak normal.

Moh. Sa’id pemilik lahan saat dikonfirmasi terkait penyegelan tersebut mengatakan, “Ini terpaksa kami segel, karena belum ada penyelesaian yang kongkrit dari pihak Pemerintah Kabupaten Sampang. Dan kami sejak tahun 2013 silam sudah penyampaikan ke pihak sekolah maupun ke Dinas Pendidikan Sampang, namun sampai saat ini belum ada penyelesaian.

Baca Juga :  Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 Meninggal Dunia di RS Syamrabu Bangkalan

Dia juga meminta Pemkab Sampang segera memberikan ganti rugi terhadap lahannya yang sudah lama ditempati sejak tahun 1975. Dan dia melarang siapapun memperbaiki bangunan sekolah yang hampir ambruk, sebelum pemerintah memberikan ganti rugi terhadap pemilik tanah. “Pokoknya selama tidak ada ganti rugi terhadap pemilik tanah, walaupun sekolah hampir ambruk tidak boleh dibangun”, tegasnya.

Baca Juga :  KPU Sampang Diguyur Protes Pemindahan TPS

Sementara Akhmad Muhtadin selaku Kepala Sekolah SDN 4 Gulbung mengatakan,” Penyegelan ini akan disampaikan ke pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, kami akan membuat laporan atas kejadian tersebut secepatnya. Selain itu, untuk penempatan para siswa kami akan koordinasi dengan warga sekitar dan nanti hasilnya akan kami kabarkan”, katanya. (d2)

Berita Terkait

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB