Angka Perceraian di Sampang Cukup Tinggi

- Jurnalis

Rabu, 10 Agustus 2016 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMG-20160810-00025

Sampang (regamedianews) – Angka kasus perceraian di Kabupaten Sampang cukup tinggi, sejak Januari hingga Juli 2016, kasus yang di tangani oleh Pengadilan Agama (PA) Sampang baik kasus gugat cerai maupun talak semakin bertambah. (10/08)

Untuk sementara data triwulan satu hingga memasuki triwulan tiga kasus penceraian 2016 berada di posisi semakin tinggi dibandingkan dengan Tahun 2015, data Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Sampang menunjukkan bahwa tahun 2015 perceraian sebanyak 985 kasus, cerai talak  dengan jumlah 437, sedangkan cerai gugat 548. Sementara perkara penceraian dari bulan Januari hingga Juli 2016 sebanyak 535, dengan cerai talak 211 dan cerai gugat 324.

Baca Juga :  UN Swissindo Jatim Siap Bekerja Sama Dengan Pemerintah Membangun Indonesia Dari Berbagai Sektor

Faktor penceraian disebabkan banyaknya persoalan rumah tangga, diantaranya tidak ada keharmonisan dan hal yang sangat klasik seperti faktor ekonomi, karena di bulan Januari sampai Agustus  2016 Pengadilan Agama Sampang mencatat sebanyak 116 untuk faktor ekonomi, sedangkan faktor tidak ada keharmonisan 240.

Baca Juga :  LKP Handayani Akui Tak Pernah Tersentuh Pemkab Bandung Barat

Kepala Pengadilan Agama Kab. Sampang Drs. H. Syaiful Heja, M.H melalui Abdul Hamid Bagian Informasi mengatakan, angka perceraian di Sampang tahun 2016 saat ini tidak bisa dibandingkan dengan tahun sebelumnya lebih tinggi atau tidak, “kalau tahun ini masih pendataan dan yang jelas pasti bertambah” imbuhnya. (har)

Berita Terkait

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma
Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan
Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi
Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan
Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:40 WIB

Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:56 WIB

Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:45 WIB

Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:18 WIB

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Berita Terbaru

Caption: Pj Pemimpin Cabang BRI Bangkalan, Dwi Floresvita RA, secara simbolis menyerahkan klaim asuransi nasabah, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Ahli Waris Nasabah BRI Bangkalan Terima Santunan Rp52 Juta

Selasa, 3 Feb 2026 - 23:58 WIB

Caption: Wakapolres Bangkalan Kompol Hosna Nurhidayah, sematkan pita kepada anggota Polantas sebagai tanda dimulainya Operasi Keselamatan Semeru 2026, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Operasi Keselamatan: Polres Bangkalan Tekan Angka Kecelakaan

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:50 WIB