Dana APBN-P 30 Milyar Diduga Dijadikan Bancakan, Pemuda GPA Datangi Kantor Bappeda, DPRD dan PU Pengairan Kab. Sampang

- Jurnalis

Rabu, 14 Desember 2016 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

102_5742

Sampang (regamedianews.com) – Maraknya tejadi kegaduhan ditengah pemberitaan tentang adanya anggaran 30 Milyar di Dinas PU pengairan Kab. Sampang yang bersumber dari Dana APBN-P Tahun 2016, membuat resah masyarakat Sampang, pasalnya bahwa anggaran tersebut dipecah menjadi 150 paket kegiatan melalui pembahasan bersama DPRD Kab. Sampang, ironisnya semua paket tanpa proses lelang alias dilaksanakan dengan penunjukan langsung terhadap rekanan, dengan adanya hal tersebut Pemuda yang mengatasnamakan Gerakan Pengawal APBN-P (GPA) mendatangi Kantor Bapedda, DPRD dan PU Pengairan Kab. Sampang guna mempertanyakan dugaan adanya bancakan anggaran proyek kegiatan yang bersumber dari APBN-P Tahun 2016, Rabu (14/12/2016).

Hairus Zaman Korlap GPA menilai bahwa ada satu pandangan yang tidak linier yang disampaikan kepada publik, baik dari Dinas PU Pengairan maupun dari pihak DPRD kab. Sampang. Dana 30 milyar dari APBN-P tahun 2016 yang dikelola oleh Dins PU Pengairan Kab. Sampang harus memecah menjadi 150 paket kegiatan dari dana tersebut agar dapat terlaksana, disamping itu paket proyek kegiatan dilakukan tanpa lelang dalam artian semua paket proyek kegiatan dilakukan dengan sistem penunjukan.

Baca Juga :  Tasyakuran, 4 Anggota Polres Blitar Mau Berangkat Ibadah Haji

Disisi lain GPA menilai bahwa Dinas PU Pengairan Kab. Sampang hanya ingin anggaran dana 30 milyar terserap karena persoalan mendekati akhir tahun 2016, tanpa melihat perioritas apa yang ingin dijawab ditengah masyarakat, GPA juga menilai Bappeda Kab. Sampang yang memiliki ruang lingkup wilayah perencnan arah pembangunan disampang juga ikut serta dalam hal tersebut, mulai dari awal pengusulan rencana yang diajukan PU Pengairan untuk kemudian dilakukan pemecahan hingga 150 paket kegiatan dari dana APBN-P tahun 2016.

Ervin Staf Bidang Fisik Bappeda Kab. Sampang usai menemui pendemo dirinya tidak memberikan lebih jelas, namun dirinya menambahkan bahwa Pemkab Sampang menerima Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 tahun 2016 tentang rincian APBN tahun anggaran 2016 menyatakan bahwa kab. Sampang mendapatkan tambahan DAK Reguler bidanh irigasi sebesar 30 milyar, tambahan DAK Fisik diakomodir didalam kebijakan umum, dalam perubahan APBD dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan tahun 2016 yang melekat di Dinas PU Pengairan.

Baca Juga :  Hingga Hari Terakhir, Tercatat 3 Orang Yang Sudah Mendaftarkan Bacalon Kades Gunung Rancak

Ditempat terspisah Fauzan Adima Wakil Ketua I DPRD Kab. Sampang saat menemui pendemo sempat bersitegang lantaran lontaran pertanya’an pendemo tidak sesuai apa yang dibahas oleh DPRD Kab. Sampang. Fauzan menegaskan, bahwa DPRD tidak pernah membahas APBN-P tahun 2016 karena hal tersebut adalah urusan DPR Pusat, akan tetapi membahas APBD-P tahun 2016.

Di sisi lain Toni Moerdiwanto Kepala Dinas PU Pengairan Kab. Sampang menjelaskan, bahwa pihaknya tidak pernah mengusulkan  pengerjaan proyek berupa irigasi yang bersumber dari APBN-P, hanya mengusulkan proyek yang berhubungan dengan banjir,  akan tetapi proyek yang muncul dari pusat berupa Irigasi, proyek irigasi tersebut ada 150 paket dibagi di 45 daerah irigasi, dan hal ini sudah dibahas satu kali di Komisi III dan Banggar. (adi/yat)

 

Berita Terkait

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB