Dishutbun Pamekasan Diduga Lakukan Kecurangan Tahun 2016 Hingga Capai 2,2 M

- Jurnalis

Rabu, 28 Desember 2016 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dishutbun

Pamekasan, regamedianews.com (28/12/2016) – Beberapa jajaran Pejabat Eselon II Pemkab Pamekasan enggan berikan komentar lantaran banyaknya kecurangan yang terendus oleh awak media serta tim pencari fakta regamedianews, mengenai anggaran APBD tahun 2015 dan 2016 pada SKPD Dinas Kehutanan & Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Pamekasan, diduga kecurangan tersebut hingga mencapai 2,2 Milyar.

Ironisnya pejabat birokrasi  nomor satu dilingkungan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pemkab Pamekasan ini sulit ditemui saat  diklarifikasi  dan dimintai keteranngan oleh awak media guna perolehan pemberitaan yang berimbang.

Baca Juga :  Ciptakan Pemilih Cerdas dan Berkualitas, KPUD Sampang Bakal Gandeng Pemilih Pemula

Awal mula terungkapnya fakta dugaan perbuatan curang yang mencapai 2,2 Milyar didapatkan dari beberapa sumber rekanan dan bekas kemitraan Dishutbun Kabupaten Pamekasan yang tak mau disebutkan namanya (kecuali kepentinggan penyelidikan, red), serta juga didasari  beberapa aspirasi, pendapat yang di ungkapkan sejumlah aktifis Penggerak Bangsa Kabupaten Pamekasan tentang  adanya dugaan tersebut.

Baca Juga :  Kadisporabudpar Sampang Apresiasi Putra Zedana Bersuara Berlian

Skenario kecuranggan ini cukup alot dibuktikan secara hukum, sebab dalam pencapaian pelaksanaan aggaran secara Administrasi dapat dipertanggung jawabkan, lantas dimana letak kecurangannya?, hal tersebut terletak pada prilaku sebelum dan sesudah pelaksanaan di kerjakan sesuai kontrak oleh rekanan, dengan modus jual beli paket alokasi pengadaan fisik ataupun non fisik sebesar 10 persen dari nilai kontrak.  (S.A/tim)

Berita Terkait

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kasi Humas Kepolisian Resor Sampang AKP Eko Puji Waluyo, saat diwawancara awak media di ruangan kerjanya, (dok. Harry, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang

Jumat, 16 Jan 2026 - 10:15 WIB

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB