Marak Begal Bermodus Pocong, Ini Komentar Walikota Surabaya

- Jurnalis

Rabu, 14 Juni 2017 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, (14/06) – Maraknya begal modus baru dengan menyamar sebagai hantu pocong turut meresahkan warga Kota Surabaya. Salah satunya seperti yang terjadi di Wonorejo.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terkejut ada modus begal semacam ini. Terlebih di saat momen Ramadaan seperti saat ini.

“Lho mosok? Kok ada sih begal model begitu? Onok-onok wae rek” ucapnya, Selasa (13/06/2017).

Dirinya mengaku, sempat mendengar bahwa modus begal berkedok pocong itu sempat viral di media sosial. Modus begal itu memasang guling yang diikat seperti hantu pocong. Pelaku mengincar barang milik korban yang kaget lantaran ditakuti pocong. Barang itu lalu dibawa oleh pelaku begal modus pocong tersebut.

Baca Juga :  Respon Kadisnaker Pamekasan Terkait Upah Karyawan Tak Sesuai UMK

Diketahui, sudah ada satu orang korban akibat begal modus baru tersebut. Namun justru itu memantik emosi Risma.

“Kita nggak boleh ngomong korbannya baru satu. Walau bagaimana pun satu orang itu juga manusia, juga punya keluarga” tegasnya.

Di momen Ramadan dan jelang lebaran ini ia meminta semua elemen penjaga keamanan untuk berkoordinasi menjaga kondusivitas Kota Surabaya.

“Saya minta warga Surabaya untuk menjaga keamanan. RT/RW juga kita ada edaran untuk siskamling,” kata Risma.

Baca Juga :  Dinkes Sampang; Ada Tiga Indikator Yang Menjadi Temuan Pada Gizi Buruk

Ia meminta warga untuk cek keamanan rumah, pencurian dan keamanan termasuk keamanan listrik. Termasuk nanti kalau sudah dekat dengan lebaran. Ia meminta untuk tetap memperhatikan keamanan.

Kalau bisa, ia meminta kunci rumah dititipkan ke tetangga. Sebab beberapa tahun yang lalu ada kejadian rumah tidak bisa dibuka saat menyelamatkan kebakaran.

“Makanya kalau bisa dititilkan kuncinya ke tetangga kanan kiri. Kabel, kompor, semua dilepas saja,” ujarnya. (rid)

Berita Terkait

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan
Disfungsi SDN Batuporo Timur 1, DPRD Sampang Siapkan Pansus dan Audit Investigatif
BPJS Ketenagakerjaan Sasar Tenaga Pendidik Madrasah di Sampang
SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”
IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura
Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga
Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH
Wabup Pamekasan Dorong Aspirasi Warga Dituntaskan di Tingkat Desa

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:23 WIB

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:03 WIB

Disfungsi SDN Batuporo Timur 1, DPRD Sampang Siapkan Pansus dan Audit Investigatif

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:25 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Sasar Tenaga Pendidik Madrasah di Sampang

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:34 WIB

IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:25 WIB

Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto didampingi Kasat Resnarkoba dalam press conference, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Kamis, 22 Jan 2026 - 21:08 WIB

Caption: tengah, Wakil Bupati Bangkalan Moh Fauzan Ja'far, hadir dalam kegiatan pemberian arahan kepada ASN Pendidikan, (sumber foto. laman resmi Pemkab Bangkalan).

Daerah

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:23 WIB