Disdik Pamekasan Akan Evaluasi Sekolah Yang Peserta Didiknya Sedikit.

- Jurnalis

Selasa, 1 Agustus 2017 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, (regamedianews.com) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 menjadi penentu sekolah. Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan akan lakukan evaluasi terhadap sekolah yang kurang diminati dan peserta didiknya sedikit.

Menurut informasi yang dihimpun regamedianews.com, di Kabupaten Pamekasan ada dua sekolah yang tidak memenuhi standar minimal pelayanan pendidikan, yakni SMPN 1 Pasean dan SMPN Satu Atap Bangkes, Kecamatan Kadur. Pasalnya kedua sekolah tersebut hanya memperoleh 12 peserta didik baru.

Baca Juga :  PHK Sepihak, Karyawan PLTU Didampingi YLBHI-GU dan LSM-MPP Lapor ke Disnakertrans Gorut

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Pamekasan, Moch. Tarsun mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian dan mengevaluasi dua sekolah tersebut. Hal itu sudah biasa dilakukan pada sekolah-sekolah lain di tahun sebelumnya.

“Banyaknya sekolah yang tidak terpenuhi pagunya, kami akan melakukan langkah kajian sebagai bahan evaluasi, agar bisa di upayakan peningkatan siswa dan diminati,” ungkapnya, Selasa (01/08/2017).

Moch. Tarsun menambahkan, berbagai upaya perbaikan telah dilakukan, masih tetap tidak berdampak positif dan tidak bisa menambah peserta didik baru. Ia akan melakukan regrouping, seperti yang pernah dilakukan pada SMPN 2 Batumarmar.

Baca Juga :  Pejabat Gampong Gunker Bantah Tudingan Plt Sekdes, Sasmita

“Tapi itu nanti, setelah ditinjau dan dipertimbangkan matang-matang, karena pengambilan keputusannya harus melibatkan wali siswa. Semoga upaya kami ke depan bisa meningkatkan minat masyarakat untuk anaknya belajar di sekolah itu,” pungkasnya. (man)

Berita Terkait

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:09 WIB

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Senin, 2 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Berita Terbaru

Caption: Disdikbud Pamekasan saat rapat koordinasi dan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, (sumber foto. laman resmi Pemkab Pamekasan).

Daerah

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Feb 2026 - 20:09 WIB

Caption: anggota Satreskrim Polres Sumenep tunjukkan barang bukti kasus pembunuhan pria bersarung berinisial M, (sumber foto. Polres Sumenep).

Hukum&Kriminal

Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 18:41 WIB

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB