Ini kata sekretaris BAANAR GP Ansor Pusat Pasca Penangkapan “Jumbo” Narkoba jenis sabu di Madura

- Jurnalis

Sabtu, 26 Agustus 2017 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

R.Ahmad Ghufron Siradj sekretaris BAANAR GP Ansor Pusat

R.Ahmad Ghufron Siradj sekretaris BAANAR GP Ansor Pusat

R.Ahmad Ghufron Siradj sekretaris BAANAR GP Ansor Pusat

Sampang,(regamedianews.com)-, Pasca penangkapan 2 orang pembawa narkoba jenis Sabu pada Jumat (25/8) oleh pihak Kepolisian Resort Sampang yang berhasil mengamankan barang bukti seberat hampir 9 Kg memang membuat banyak pihak tercengang, pasalnya Madura yang terkenal dengan kawasan hijau atau religius tersebut ternyata tak luput menjadi target empuk para Bandar Barang haram tersebut

Pundi-pundi rupiah yang dapat dikais dengan begitu mudah dari penjualan barang terlarang tersebut membuat para pelaku bisnis kotor tersebut pasang badan, dan hasilnya target pemakai yang mulai bertambah semakin menjadi lahan empuk para bandar

Hal tersebut membuat banyak pihak merasa miris, tak terkecuali Sekretaris Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor R.Ahmad Ghufron Siradj

Baca Juga :  Viral Mobil Bawa Narkoba di Sampang Digerebek, Tiga Orang Dilepas, Satu Jadi Tersangka

Pemuda berdarah Sampang Madura itu yang kini aktif di ibu kota tersebut merasa sangat prihatin dengan kondisi tersebut

“Tentu saya prihatin dg kondisi ini. Dimana Madura sebagai kota santri, yang banyak ulama dan pesantrennya ternyata menjadi bahan empuk bagi para bandar untuk melakukan pembunuhan massal melalui penyalahgunaan narkoba, Ini sungguh tindakan keji dan kejahatan nyata”;ujarnya Sabtu (26/8) via sambungan telepon kepada regamedianews.com

Menurutnya kasus ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih meningkatkan kewaspadaan

Baca Juga :  Soal Pengadaan Mobil Sigap, Kejaksaan Pamekasan Pastikan Ada Tersangka

“Adanya peredaran narkoba yang sangat dahsyat di Madura menuntut kita semua untuk lebih waspada. Mulai dari kontrol orang tua terhadap anak2 nya, guru terhadap muridnya, Kiai kepada santrinya. Jangan sampai salah gaul”; imbuhnya

Dirinya juga menghimbau agar para generasi muda untuk turut berpartisipasi aktif dalam melawan peredaran Narkoba yang akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan

“Kepada semua kaum muda, atas nama pribadi dan Sekertaris (BAANAR) Badan Ansor Anti Narkoba Pimpinan pusat GP Ansor saya mengajak mari bersama sama jihad melawan narkoba”;pungkasnya

Berita Terkait

Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap
Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu
Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba
Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan
Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang
Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah
Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu
Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:15 WIB

Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:31 WIB

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:49 WIB

Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba

Senin, 26 Januari 2026 - 21:08 WIB

Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:12 WIB

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Berita Terbaru

Caption: anggota Polsek Karang Penang bersama warga berada di lokasi ditemukannya jenazah nenek di waduk Desa Tlambah, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas

Kamis, 29 Jan 2026 - 09:19 WIB