Dinas Pertanian Imbau Petani di Sampang Waspada Hama Wereng Coklat

- Jurnalis

Jumat, 8 September 2017 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Sebanyak 30 hektar tanaman padi di Kabupaten Sampang terserang Hama Wereng Coklat. Menurut Kabid Tehnik Dinas Pertanian Sampang, Suyono, serangan hama tersebut terjadi pada bulan April dan Mei. Dengan kejadian itu pihaknya sudah melakukan antisipasi ke lapangan dengan mengendalikan dan memeberikan obat pestisida yang di berikan secara gratis kepada petani.

“Untuk tahun 2017 ini ada 30 hektar tanaman padi di serang hama wereng coklat itu terjadi pada bulan April dan Mei, dan kami sudah terjun kelapangan untuk mengendalikan serta memberikan obat gratis kepada petani,” Ujarnya, Jum’at (08/09/2017).

Baca Juga :  Terus Bertambah, Pasien Covid-19 di Gorontalo Sekarang Berjumlah 118 Orang

Suyono menambahkan, jika serangan hama padi padi sangat luas, pihaknya siap untuk menerjunkan regu pemberantas hama.

“Apabila serangan hama sangat luas terjadinya maka kami akan menurunkan regu pemberantas hama, dan kami sudah melakukan pemberantasan di Kecamatan Jrengik, Torjun serta juga di Kecamatan Sampang,” jelasnya

Baca Juga :  FPMP UTM Akan Gelar Turnamen Futsal Untuk SMA Sederajat se-Pamekasan

Ia menghimbau agar masyarakat petani di daerah yang tanamannya terserah hama, segera melaporkan kepada Dinas Pertanian setempat untuk mendapatkan pengendalian serta obat gratis pemberantas hama.

“Makanya masyarakat jika tanamannya terserang hama harus melaporkan kepada Dinas Pertanian setempat agar di berikan obat pengendali hama secara gratis,” pungkasnya. (har)

Berita Terkait

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:05 WIB

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terbaru

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB