Proyek Irigasi di Desa Daleman, Disorot Warga

- Jurnalis

Rabu, 13 September 2017 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Proyek saluran air atau Irigasi yang ada di Dusun Kecodur Desa Daleman Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang, mengalami keretakan yang cukup banyak. Pasalnya, proyek yang baru saja selesai di kerjakan itu hingga menjadi sorotan warga setempat.

Yusron (35 th) warga setempat mengatakan, kegiatan proyek tersebut menurutnya baru selesai dikerjakan dan sudah rusak alias retak-retak dibagian atas hampir tembus ke bawah, kuat dugaan pekerjaan ini tidak sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Belanja) yang di tentukan karena dari hasilnya terlihat agak putih.

“Proyek ini baru saja selesai di kerjakan mas, tetapi hasilnya banyak retak, dan retaknya itu terlihat cukup jelas, saya duga tidak sesuai dengan RAB,” ujarnya, Rabu (13/09/2017).

Baca Juga :  24 Juni, Diperkirakan Arus Mudik di Suramadu Padat

Lanjut Yusron, Pengerjaan tidak ada papan pengumuman sehingga membuat masyarakat heran entah dari mana asal anggaran pembangunan tersebut apa itu kegiatan pokmas (Kelompok Masyarakat) atau PU. baik Provinsi atau Kabupaten.

“Saya heran mas, kegiatan pekerjaannya itu berasal dari atau PU Bina Marga Kabupaten atau Provinsi karena tidak ada papa namanya”

Sementara H. Moh. Haris Kepala UPT Bina Marga Provinsi Jawa Timur Cabang Sampang mengakui bahwa pekerjaan itu miliknya, iya menjelaskan pekerjaan tersebut pemeliharaan rutin bukan paket berkala sehingga tidak perlu untuk papan pengumuman serta sangat dananya kecil karena disini hanya pembantu, kalau paket berkala itu beda harus ada papan pengumuman.

Baca Juga :  Sembuh, Satu Pasien Covid-19 di Bangkalan Boleh Pulang

“Pemeliharaan rutin itu mas, bukan paket berkala dan anggarannya kecil karena disini cuma pembantu sehingga tidak perlu papan pengumuman. Intinya kami mau melakukan penambalan jalan, tapi keadaannya basah dan jalan tersebut rusak sehingga sebelum di tambal perlu dilakukan pengerukan saluran air,” ungkapnya.

Haris berjanji segera turun kembali kelokasi, untuk cek kelapangan dan memastikan penyebab retaknya proyek tersebut, karena banyak kegiatan yang rusak disebabkan kendaraan yang berlebihan muatan.

“iya nanti saya turun ke lapangan memastikan penyebab rusak retaknya seperti apa dan dari mana,” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi hujan disertai angin dan petir menerpa wilayah kabupaten, (dok. Harry Rega Media).

Pariwisata

Peringatan Dini BMKG: Sampang Masuk Wilayah Rawan Angin Kencang

Senin, 12 Jan 2026 - 16:54 WIB

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB