Blangko E-KTP Yang Diterima Dispenduk Capil Sampang Tak Sesuai Jumlah Rekaman Penduduk

- Jurnalis

Selasa, 19 September 2017 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Sampang, menerima blangko E-KTP dari pemerintah pusat sebanyak 24.000 keping. Ironisnya blangko tersebut tidak sesuai dengan jumlah banyaknya penduduk yang telah melakukan perekaman dari tahun 2016 sampai tahun2017.

Kadispenduk Capil, Aliwafa melalui Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data (PIAK dan PD) Dispenduk Capil Sampang, Edi Subinto mengatakan, blangko sebanyak 24.000 keping diambil dari pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tahap pertama akhir bulan April menerima sebanyak 10.000 dan di tahap ke dua bulan Mei sebanyak 14.000 keping.

Baca Juga :  Antisipasi Flu Singapure, Dinkes Bangkalan Lakukan Vaksinasi Booster

“Blangko tersebut juga diprioritaskan kepada penduduk yang telah melakukan perekaman di tahun 2016. Sementara jumlah rekaman E-KTP tahun 2016 yang siap dicetak sebanyak 17.923 jiwa, itu masih ada sisa blangko 2016 kurang lebih sebanyak 6.077,” jelasnya, Selasa (19/09/2017).

Namun, lanjut Edi, masyarakat yang sudah melakukan perekaman tahun 2016 hingga tanggal 28 Agustus tahun 2017 saja sebanyak 35.704 jiwa.

“Proses percetakan 24.000 keping itu dari bulan Mei sampai 23 Agustus 2017 masih selesai sebanyak 5144 Jiwa, dan angka ini berjalan terus,” ujarnya.

Baca Juga :  Hari Jadi Pamekasan, Wabup; Masyarakat Dan Pemerintah Harus Saling Sumbang Pemikiran

Edi menambahkan, Dispenduk Capil Sampang mempunyai tiga alat mesin percetakan E-KTP, jika jaringan normal masing-masing dari percetakan mampu mencetak 150 keping perhari, jika jaringan tidak normal 100 keping perhari.
“Saya harap masyarakat yang belum melakukan perekaman di himbau untuk segera melakukan perekaman ke kecamatan atau memanfaatkan mobil keliling dari Dispenduk Capil,” ungkapnya. (har/adi)

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB