Jadi Langganan Masuk Penjara, Pria Asal Surabaya Ini Nekat Nyolong Lagi

- Jurnalis

Jumat, 6 Oktober 2017 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, (regamedianews.com) – Sudah masuk penjara sebanyak lima kali, ternyata tak membuat Djamaludin berhenti berbuat kejahatan. Pemuda berusia 20 tahun asal Jl Dupak Timur Surabaya ini kembali berbuat kriminal dengan melakukan pencurian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun regamedianews.com, tiga aksi terakhir dilakukan pelaku Djamaludin di tiga rumah di Jl Margorukun, Kembang Kuning Gang 2, dan Krembangan Surabaya dalam satu bulan terakhir ini.

Kapolsek Bubutan, Kompol Dies Ferraningtias mengungkapkan, saat melakukan aksinya, pelaku masuk ke rumah para korbannya dengan cara mencongkel, merusak pintu atau jendela. Selanjutnya pelaku mencuri barang berharga di rumah korban.

“Ini yang ketiga kalinya pelaku ditangkap di Polsek Bubutan. Dua kali lainnya pelaku pernah ditangkap Polsek Sawahan dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” ujarnya, Jum’at (06/10/2017).

Baca Juga :  Coba-Coba Ngebegal, Dua Pemuda Lumajang Ini Berujung Masuk Sel Tahanan

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Ferraningtias, pelaku ternyata sudah membobol rumah sebanyak 12 kali sebelum akhirnya dirungkus tim Anti Bandit Polsek Bubutan. Sebanyak 12 TKP yang dilakukan pelaku dalam satu tahun terakhir ini, tidak hanya di wilayah hukum Polsek Bubutan, tapi berbagai tempat di Surabaya.

“Kami masih melakukan pengembangan kasus ini, mungkin saja ada lokasi lain yang pernah dibobol pelaku. Selain kasus bobol rumah,Polsek Bunutan juga mengamankan Hanafi. Pria beriusia 32 tahun asal Pandegiling Gang 1, Surabaya itu ditangkap setelah mencuri sejumlah kemasan susu formula untuk pertumbuhan bayi dan sampo. Susu formula sebanyak enam kotak dan delapan botol sampo diamankan dari tangan Hanafi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Terjaring Razia Balap Liar, 120 Motor Dikandangkan di Mapolres Pamekasan

Sementara Pelaku Djamaludin mengaku, hasil curian kemudian dijual di pasar gelap yang berlokasi di belakang Kantor Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Surabaya, Jl Pasar Turi Surabaya.

“Saya terpaksa mencuri untuk menghidupi kedua anaknya yang masih balita. Selain itu, saya juga buat untuk senang-senang,” akuinya.

Dia membobol rumah dan mencuri, lantaran tidak ada pilihan lain. Pekerajaan juga tidak dimiliki sehingga tidak memiliki uang guna menghidupi keluarganya.

“Sayas sudah lima kali masuk penjara, tapi ya terpaksa mencuri lagi untuk dapat uang,” pungkasnya. (rid)

Berita Terkait

Kapolres Sampang: 3 Bulan Nihil Ungkap Kasus, Kapolsek Siap-Siap Dicopot
Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap
Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu
Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba
Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan
Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang
Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah
Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:19 WIB

Kapolres Sampang: 3 Bulan Nihil Ungkap Kasus, Kapolsek Siap-Siap Dicopot

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:15 WIB

Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:31 WIB

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:49 WIB

Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba

Senin, 26 Januari 2026 - 21:08 WIB

Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan

Berita Terbaru