Calon Duta Wisata di Sumenep Masih Minim Kuasi Bahasa Daerah

- Jurnalis

Senin, 23 Oktober 2017 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Kemampuan 10 peserta calon Duta Wisata Sumenep, Madura, terhadap penguasaan bahasa Madura terbilang masih rendah. Bahasa Madura ini memiliki banyak tingkatan sehingga sulit diketahui oleh anak muda saat ini.

“Kalau melihat dari 10 peserta calon Duta Wisata ini, mayoritas kemampuan bahasa daerah atau Madura masih minim, jadi perlu ditingkatkan lagi,” kata pakar Bahasa Madura yang menjadi salah satu juri tes wawancara Duta Wisata, Moh Taufik, Senin (23/10/2017).

Baca Juga :  HUT Bhayangkara Ke-73, Polres Blitar Gelar Bhakti Kepolisian

Menurutnya, penguasaan bahasa lokal harus ada, sebab Duta Wisata nanti tidak hanya menghadapi pengunjung destinasi wisata dari luar negeri, tapi juga pengunjung lokal atau domistik.

“Akhir-akhir ini bahasa Madura memang kurang diminati oleh masyarakat, tapi sebagai Duta Wisata mereka harus menguasai bahasa Madura, karena yang dihadapi nanti juga warga Madura,” ucapnya.

Baca Juga :  Dinas Lingkungan Hidup Asahan Gelar  Silaturahmi

Ia berharap, agar warga Sumenep tidak sampai menghilangkan bahasa Madura sebagai identitas masyarakat Pulau Madura ini. Sebab, bagaimanapun bahasa Madura bagian dari budaya peninggalan nenek moyang.

“Bahasa Madura ini harus kita lestarikan, jangan sampai punah lantaran terkikis budaya luar yang masuk,” harapnya. (sap)

Berita Terkait

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB