Terima Opini WDP Dari BPK, Pemkab Sampang Benahi Masing-Masing OPD

- Jurnalis

Jumat, 3 November 2017 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Pemerintah Kabupaten Sampang hingga saat ini terus melakukan pembenahan di masing – masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hal itu dilakukan karena Kabupaten Sampang mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2016 dari BPK RI.

Bupati Sampang Fadilah Budiono mengatakan, bahwa dengan predikat WDP tersebut OPD di daerahnya sudah banyak melakukan pembenahan, salah satunya bimbingan teknis yang dilakukan oleh BPK. Fadilah mengakui bahwa dengan predikat WDP di daerahnya, karena masih banyak masalah aset yang hingga kini masih belum lengkap, serta masih banyak proyek yang belum di administrasikan.

“Banyak sekali terkait aset milik negara yang belum lenkap datanya, jalan yang di buat ternyata sampai hari ini belum di administrasikan, karena oleh BPK ini harus masuk anggran, dengan anggaran sekian itu tidak tercatat mulai dulu di Sampang,” ujarnya, Jum’at (03/11/2017).

Baca Juga :  Dana Jemput PMI Capai 400 Juta, DPMPTSP dan Naker Sampang: Tak Cukup

Sementara itu, Asisten III Pemkab Sampang Rochim Mawardi menjelaskan, opini WDP untuk Sampang ini, karena pencatatan aset yang belum lengkap, belum lengkapnya sertifikat tanah, SDM yang belum sepenuhnya menguasai terhadap akutansi. Menurutnya Pemerintah Kabupaten Sampang saat ini sudah berusaha mengubah predikat WDP menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) salah satunya dilakukan bimbingan teknis oleh BPK, serta dilakukan evaluasi oleh inspektorat terkait lebih kedisiplinan dalam bekerja di OPD Sampang.

“Dari BPK sendiri sudah aktif melakukan pembinaan kepada daerah. Ini di dorong untuk percepatan mengubah predikat ke WTP, pembinaan dari BPK untuk OPD sudah terus dilakukan,” ungkapnya

Hingga saat ini, lanjut Rochim Mawardi, dengan bimbingan teknis tersebut sudah banyak kemajuan salah satunya temuan oleh BPK 1,7 miliar tentang aset, namun hingga saat ini berkurang menjadi 134 juta rupiah.

Baca Juga :  KPK Akan Periksa Harta Kekayaan Pejabat Jawa Timur, Termasuk Bupati Bangkalan

“Untuk itu, kita banyak kemajuan dibidang aset, temuan awal oleh BPK sebesar 1,7 miliar, namun setelah dilakukan dan caranya maka pihak masing OPD bekerja yang sebelumnya mencapai 1,7 miliar sekarang menjadi 134 juta rupiah,” katanya.

Rochim menambahkan, pihaknya sudah berencana melakukan rekrutmen pendamping LKPD untuk tahun ini, namun belum bisa terlaksana. Pihaknya akan berusaha rekrutmen pendamping khusus laporan keuangan di masing–masing OPD tersebut akan terlaksana pada tahun 2018.

“Kita sudah berencana untuk melakukan rekrutmen pendamping dalam pelaporan keuangan tahun ini, namun belum terlaksana, saya tidak tau penyebabnya, namun pada tahun depan akan dilakukan rekrutmen pendamping LKPD yang akan di di tempatkan di OPD yang masih lemah dalam bidang laporan keuangan,” tandasnya. (har)

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB