Tahun 2017, Program KF Di Sampang Tidak Direalisasikan, Anggaran Dikembalikan Ke Kas Daerah

- Jurnalis

Kamis, 9 November 2017 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi gambar

ilustrasi gambar

ilustrasi gambar

Sampang, (regamedianews.com) – Program Keaksaraan Fungsional (KF) di Kabupaten Sampang tahun ini tidak di realisasikan. Pasalnya Dinas pendidikan setempat tidak siap untuk melaksankan program KF, karena waktunya yang begitu singkat.

Kepala Dinas Pendidik Kab. Sampang, M. Jupri Riyadi dikonfirmasi melalui Kabid PAUD & BNFI, Subairiyanto mengatakan, perencanaan program KF memang membutuhkan waktu selama 20 hari, namun dengan waktu tiga bulan pihak dinas pendidikan Kabupaten Sampang tidak siap untuk melaksanakan program pemberantasan buta aksara itu.

Baca Juga :  Rumah Desa Hebat Canangkan Program 1.000 Sarjana

“Perencanaan memang 20 hari, namun dengan waktu 3 bulan ini, kami tidak siap, karena program tersebut membutuhkan waktu enam bulan dan anggaran untuk KF kami minta suru kembalikan ke kas daerah,” tandasnya, Kamis (09/11/2017).

Baca Juga :  TKI Asal Sampang Meninggal Dunia di Malaysia, Tiba dan Dimakamkan di Kampung Halamannya

Subairiyanto menambahkan, anggaran KF di awalnya sebesar 900 juta rupiah, namum di kurangi oleh tim Banggar menjadi 400 juta rupiah. Sedangkan sisa 500 juta digunakan untuk program lain Dinas Pendidikan.

“Anggaran untuk program KF tahun ini senilai 400 juta rupiah. Namun anggaran tersebut sudah di setujui untuk di kembalikan ke kas daerah,” pungkasnya. (har)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: petugas kesehatan tengah memberikan pelayanan cek kesehatan kepada warga, dalam kegiatan CKG yang digelar PCNU Sampang, (dok. foto istimewa).

Sosial

PCNU Sampang Gandeng Dinkes Layani Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 31 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Wakil Ketua DPRD Tulungagung pose dengan pihak Diskominfo Bangkalan usai agenda studi banding, (sumber foto: laman resmi Pemkab Bangkalan).

Daerah

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:48 WIB

Caption: anggota Persit Kodim 0827 Sumenep bersama Bhayangkari Polres Sumenep saat donor darah, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Sosial

Persit Kodim 0827 Sumenep Kompak Donor Darah

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:44 WIB

Caption: tampak polisi tidak berseragam bersama warga, mengevakuasi terduga pelaku pencurian ke UGD RSUD dr.Mohammad Zyn Sampang, (dok. foto istimewa).

Peristiwa

Terduga Maling di Sampang Nyaris Tewas Diamuk Warga

Jumat, 30 Jan 2026 - 18:52 WIB