Terjadi Kebakaran Di Malaysia, 5 TKI Asal Bangkalan Tewas

- Jurnalis

Jumat, 10 November 2017 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, (regamedianews.com) – Sebanyak 6 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Bangkalan, Madura, menjadi korban kebakaran di Kampung Baru, Sungai Gelugor, Sungai Petani Jaya, Kadah Malaysia, pada tanggal 7 November 2017.

Kebakaran empat rumah yang terjadi sekitar pukul 4.20 waktu setempat itu, menyebabkan 5 TKI meninggal dunia dan 1 TKI kritis karena menderita luka bakar serius. Semua korban langsung di larikan ke rumah sakit Sultanah Bahiyah, Alor Setar Kadeh Malaysia.

Plt. Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan, Tarso mengatakan, dirinya membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Semua korban berasal dari Desa Bato Bella, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan.

“Setelah mendapat informasi musibah kebakaran, kami langsung berkordinasi dengan pihak keluarga,” ujarnya, Jum’at (10/11/2017).

Rencananya, semua janazah korban dipulangkan Rabu kemarin. Namun, diundur karena dari 5 jenazah itu, 4 diantaranya belum diketehui identitasnya. Pihak rumah sakit belum bisa mengeluarkan surat keterangan kematian karena masih proses identifikasi untuk mengenali identitas korban.

Baca Juga :  Dengarkan tausiyah Habib Rizieq, ribuan warga banjiri Monumen Arek Lancor Pamekasan

“Identitas korban seperti paspor dan dokumen lainnya ikut terbakar sehingga semua korban tidak memiliki dokumen dan penyebab kebakaran tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian setempat,” ucapnya. (tar)

Berita Terkait

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang
Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’
Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 22:02 WIB

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 November 2025 - 15:23 WIB

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 November 2025 - 09:09 WIB

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Berita Terbaru

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi, sampaikan sambutan saat sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana desa, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Daerah

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:09 WIB

Caption: Bupati Sampang sampaikan sambutan saat rapat paripurna DPRD Sampang, tentang persetujuan APBD tahun 2026, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 Nov 2025 - 17:13 WIB