Tahun 2017, Kasus Percerairan ASN di Bangkalan Meningkat, Ini Faktornya

- Jurnalis

Senin, 13 November 2017 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, (regamedianews.com) – Kasus perceraian yang menimpa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangkalan, Madura, mengalami peningkatan pada tahun 2017 ini. Data di Kantor Inspektorat Bangkalan menunjukkan, pada tahun 2016 terdata 19 orang ASN dengan rincian 7 pria dan 12 perempuan. Pada tahun ini, hingga bulan November sudah mencapai 13 orang dengan rincian, 8 orang pria dan 5 orang perempuan.

Baca Juga :  Tingkatkan PAD, Pj Bupati Sampang Akan Lakukan Langkah Ini

“Ini sudah ada peningkatan jumlah dari tahun kemarin. Jadi, selama dua tahun terakhir ini, sudah mencapai 32 ASN yang mengajukan cerai,” terang Kasubag Evaluasi dan Pelaporan Inspektorat Bangkalan, Dewi Ega, Senin (13/11/2017).

Dari pengajuan cerai yang diterima pihaknya, diakui banyak hal yang melatar belakangi persoalan rumah tangga mereka. Diantaranya karena terjadinya perselingkuhan.

“Pada tahun 2016, ASN yang paling banyak mengajukan gugatan cerai bertugas di lingkungan Dinas Pendidikan. Jumlahnya, mencapai lima orang. Dan disusul di lingkungan Dinas Kesehatan tiga orang dan sepuluh orang lainnya tersebar di sejumlah OPD,” terangnya.

Baca Juga :  Rektor IAIN Madura Keluarkan Keputusan Hentikan Pemilihan Dema 2018

Sekedar diketahui, pada tahun 2017 ini, ASN di lingkungan Dinas Pendidikan masih menempati peringkat tertinggi, yakni 6 orang yang mengajukan perceraian. Sedangkan tujuh lainnya tersebar di sejumlah OPD. (tar)

Berita Terkait

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:05 WIB

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terbaru

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB