Bupati Sampang Launching Kampung KB, “Tingkatkan Kualitas Hidup, Dua Anak Cukup”

- Jurnalis

Selasa, 14 November 2017 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Pemkab Sampang melalui Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA)
setempat me-launching pencanangan kampung Keluarga Berencana (KB) di Dusun Gurbak, Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang Selasa, (14/11/2017).

Pantauan regamedianews.com, kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur, Forkopimda, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kab. Sampang, Kapala Desa setempat, tokoh ulama’ dan tokoh masyarakat.

Sebelum launching kampung KB di mulai, ditampilkan beberapa nyanyian serta tarian mars kampung KB yang ditampilkan oleh bidan dan perawat Puskesmas Torjun, diselingi penampilan pencak silat ditampilkan oleh salah satu perguruan pencak silat Al-Fata.

Dalam sambutan singkatnya, Bupati Sampang Fadhilah Budiono, bahwa tahun depan pemerintah akan mengucurkan dana dari dana desa untuk kampung keluarga berencana.

“Kami berharap kampung KB yang telah dilaunching ini bisa menjadi contoh dari desa yang lain,” tuturnya.

Disesi lain Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Yenrizal Makmur mengatakan, launching kampung KB adalah suatu momentum untuk membangun kualitas manusia yang ada di desa dengan sasaran kampung KB. Ciri-ciri desa yang menjadi target Kampung KB ialah daerah yang selama ini tertinggal, salah satunya yakni Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  Demo di Aceh Barat Daya Ricuh, 100 Dosis Vaksin Rusak

“Dalam acara launching Kampung KB kali ini, kami sudah melihat kader-kader yang nantinya akan kami berdayakan dan dibentuk sebagai kader posyandu, KB, balita, keluarga lansia dan bina remaja. Jika nantinya kader sudah terbentuk nantinya desa itu akan terlahir sumber daya manusia yang berkualitas dengan cara memperhatikan gizi,” ujarnya

Menurutnya, mengenai persiapan berkeluarga itu perlu, akan tetapi apabila hamil dan melahirkan gizi harus disiapkan oleh pihak keluarga itu sendiri, jangan sampai bayi yang dilahirkan dibiarkan tumbuh tanpa gizi, karena kecerdasan manusia itu tumbuh sewaktu balita.

“Jika sudah dewasa nantinya, pihak kami hanya mengisi tambahan gizi, akan tetapi kecerdasan sel otak dibangun masa balita, makanya jangan sampai banyak balita, setidaknya cukup dua balita. Dalam hal ini diharapkan sektor lain juga ikut serta membantu kegiatan masyarakat Kampung KB,” ungkapnya.

Yenrizal menambahkan, dari jumlah yang dicanangkan se- Jawa timur sebanyak 666 Kampung KB dan sudah terbentuk 435 ditambah 15 di launchingkan hari ini. Sementara target yang belum diselesaikan sekitar 200 Kampung KB, pihaknya menargetkan pembentukan tersebut selesai pada bulan Desember mendatang.

“Setiap kabupaten di Jawa Timur kami pastikan sudah ada dan terbentuk Kampung KB, dalam pembentukannya kami sudah hampir mencapai target, dari jumlah yang dicanangkan akan selesai pada akhir tahun ini,” pungkasnya.

Baca Juga :  Izin Peredaran Albothyl Dicabut BPOM, Ini Imbauan Dinkes Pamekasan

Sementara Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kab. Sampang, Syamsul Hidayat mengatakan, pihaknya diberi target oleh Pemerintah Provinsi Jawa timur, satu kecamatan harus terbentuk satu kampung KB dan realisasinya untuk Kabupaten Sampang sudah terbentuk kampung KB, salah satunya yakni di Kecamatan Sreseh.

“Julmlah keseluruhan ada 15 Kampung KB dari 14 target yang ditentukan, ini sudah melampui target dan nantinya di tahun 2018 setiap kecamatan akan ditambahkan satu kampung lagi,” ujarnya.

Syamsul menambahkan, Induktor penilaian kampung KB ialah
suatu wilayah tertentu yang terindikasi desa terisolir, terpencil dari segi hal keterbatasannya kesehatan dari pencapaian target akseptor.

“Kami berharap kampung KB dengan adanya lauching KB yang sudah terbentuk ini memberikan dampak positif serta masyarakat maju dari segala hal, baik dari kesehatan, pendidikan dan ekonominya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pangongsean Moh. Munadi mengatakan, dirinya sangat berterimakasih kepada Pemerintah yang telah memberikan desanya sebagai kampung KB.

“Berharap kedepan pemerintah bisa lebih dalam membangun desa, agar masyarakat sejahtera dan makmur, sehingga bisa menjadikan contoh bagi desa yang ada di Kabupaten Sampang,” harapnya. (adi/har)

Berita Terkait

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:09 WIB

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Senin, 2 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Berita Terbaru

Caption: Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi didampingi Kasi Humas Ipda Agung Intama, saat diwawancara awak media, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Terekam CCTV, Maling Motor Penjaga Warung Madura Ditangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 22:56 WIB

Caption: Disdikbud Pamekasan saat rapat koordinasi dan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, (sumber foto. laman resmi Pemkab Pamekasan).

Daerah

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Feb 2026 - 20:09 WIB

Caption: anggota Satreskrim Polres Sumenep tunjukkan barang bukti kasus pembunuhan pria bersarung berinisial M, (sumber foto. Polres Sumenep).

Hukum&Kriminal

Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 18:41 WIB