Ini Pernyataan Bupati Tentang Terjadinya Banjir Di Sumenep

- Jurnalis

Selasa, 28 November 2017 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) –
Menyikapi terjadinya banjir di Bumi Sumekar beberapa hari terakhir ini membuat Bupati Sumenep A Busyro Karim angkat bicara. Ia menyatakan, banjir tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang sangat tinggi. Akibatnya saluran air tidak mampu menampung debit air hujan.

Menurutnya, volume hujan selama seminggu terakhir ini memang sangat tinggi sehingga menyebabkan terjadinya banjir. Saat ini dirinya meminta dinas teknis terkait untuk melakukan evaluasi terhadap saluran air di sejumlah wilayah yang sering terjadi banjir.

Baca Juga :  Pengelolaan Limbah Bodong di Wilayah Polrestabes Surabaya

“Kemarin siang kami sudah rapat dengan dinas teknis guna membicarakan apa penyebab dan bagaimana menanggulangi terjadinya banjir tersebut,” ujarnya, Selasa (28/11/2017).

Busyro menegaskan, terjadinya banjir itu tidak hanya di wilayah perkotaan, melainkan di sejumlah kecamatan. Sebab, dalam seminggu terakhir ini volume hujan sangat tinggi dan pembuangan air tidak memadahi.

Baca Juga :  Tunggu Jadwal, Vaksinasi Covid-19 di Sampang Diutamakan Pejabat dan Nakes 

“Kami juga menerima informasi dari sejumlah masyarakat, tidak hanya di kota saja yang banjir tapi hampir di semua tempat. Tapi, banjir itu tidak sampai bertahan lama, hanya hitungan jam saja,” tandasnya. (sap)

Berita Terkait

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Terduga Maling di Sampang Nyaris Tewas Diamuk Warga
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:24 WIB

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Berita Terbaru

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: petugas kesehatan tengah memberikan pelayanan cek kesehatan kepada warga, dalam kegiatan CKG yang digelar PCNU Sampang, (dok. foto istimewa).

Sosial

PCNU Sampang Gandeng Dinkes Layani Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 31 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Wakil Ketua DPRD Tulungagung pose dengan pihak Diskominfo Bangkalan usai agenda studi banding, (sumber foto: laman resmi Pemkab Bangkalan).

Daerah

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:48 WIB

Caption: anggota Persit Kodim 0827 Sumenep bersama Bhayangkari Polres Sumenep saat donor darah, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Sosial

Persit Kodim 0827 Sumenep Kompak Donor Darah

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:44 WIB