Sampang Masuk Zona Merah Tentang Narkoba

- Jurnalis

Selasa, 28 November 2017 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar menyatakan, pihaknya mendukung sosialisasi terkait pembinaan dan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba. Tentunya sosialisasi tersebut juga membantu bagi Polres Sampang untuk memberantas narkoba. Kondisi peredaran narkoba saat ini sudah mengkhawatirkan, bahkan saat ini seluruh Polsek di jajaran Polres Sampang tidak lepas dari penanganan masalah kasus narkoba.

“Kami dari kepolisian sangat mendukung, oleh masyarakat, banyak melibatkan pihak, sehingga pencegahan penyalahgunaan narkoba ini bisa di sosialisasikan,” ujarnya usai menghadiri kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba oleh Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jawa Timur di Pendopo Bupati Sampang, Selasa (28/11/2017).

Baca Juga :  Di Sampang, Hanya 471 UMKM Yang Diajukan Dapat Bantuan Dampak Covid-19

Menurut Tofik, kondisi peredaran narkoba sudah sangat mengkhawatirkan, bisa dikatakan dari semua umur produktif hingga masa pertumbuhan dalam hal ini remaja. Karena menurut penilaian dari kami, seluruh polsek di jajaran Polres Sampang itu hampir semua menangani kasus narkoba.

“Situasi peredaran narkoba di Sampang sudah cukup parah. Tentunya kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba ini sangat mendukung bagi Polres Sampang untuk pemberantasan narkoba,” tandasnya.

Sementara Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sampang Fadilah Budiono menjelaskan, penyuluhan pencegahan terhadap narkoba di daerahnya harus gencar di sosialisasikan, karena daerah Kota Bahari ini masuk zona merah terkait peredaran narkoba.

Baca Juga :  Komisi IV DPR RI Ke Bangkalan Tinjau Kualitas Bahan Pangan Di Bulog

“Sosialisasi terkait pencegahan narkoba harus di sosialisasikan, apalagi di Sampang sendiri sudah masuk zona merah terkait peredaran narkoba,” ungkapnya.

Selain itu Wakil Ketua BNK Sampang, Rudi Setiadi menekankan bagi para masyarakat di daerahnya utamanya para remaja agar memperkuat diri dari narkoba. Sehingga tercipta lingkungan yang bersih dari peredaran narkoba.

“Saya tekankan bagi masyarakat utamanya di Sampang, agar memperkuat diri dari narkoba, sehingga rercipta lingkungan yang bersih dari peredaran narkoba,” pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya
Pemkab Pamekasan Matangkan Penyambutan Valen D’Academy 7
Buntut Kasus RS Nindhita, DPRD Sampang Didemo

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:01 WIB

Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:46 WIB

Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut

Berita Terbaru

Caption: Kasi Humas Kepolisian Resor Sampang AKP Eko Puji Waluyo, saat diwawancara awak media di ruangan kerjanya, (dok. Harry, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Kamis, 1 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: dua pelaku curanmor inisial AA dan ZA tengah diperiksa penyidik Satreskrim, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus

Kamis, 1 Jan 2026 - 08:08 WIB