Dana Tak Kunjung Turun, Bantuan RTLH Di Sampang Baru Terealisasi

- Jurnalis

Senin, 18 Desember 2017 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Akibat terkendalanya pencairan dana tahun 2016 yang tak kunjung turun, sebanyak 50 Rumah Tak Layak Huni (RTLH) Kabupaten Sampang, baru terealisasi total di tahun 2017.

Kepala Dinas Sosial Sampang, Moh. Amiruddin mengatakan, Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di wilayahnya yang mendapat bantuan bedah rumah hanya tersebar di dua kecamatan.

“RTLH 2017 di Sampang hanya berjumlah 50 rumah, dan tersebar di dua Kecamatan. Antara lain, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong dan Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang. Masing-masing 25 rumah,” terangnya, Senin (18/12/2017).

Baca Juga :  Antisipasi Terjadinya Bencana, BPBD Sumenep Bentuk Destana

Menurutnya, program tersebut berasal dari rencana yang telah dicanangkan sejak 2016. Seharusnya, terealisasi sejak tahun 2016. Tapi, dikarenakan bantuan dana baru cair pada tahun 2017 dari Kemensos.

“Masing-masing berdasarkan Kartu Keluarga (KK) mendapat bantuan dana sebesar Rp 15 juta dari pemerintah pusat, guna dilakukan bedah Rumah Tak Layah Huni (RTLH),” jelasnya.

Baca Juga :  Satpol PP Perketat Pengamanan di Taman Paseban dan Stadion Gelora Bangkalan

Amiruddin menambahkan, mereka mendapat bantuan dana sebesar Rp 15 juta per RTLH. Bantuan itu, ditransfer langsung dari pemerintah pusat kepada yang bersangkutan.

“Dari hasil monitoring ke lapangan, ia menilai, bahwa realisasi RTLH sudah mencapi 100 persen. Meskipun hal tersebut, berasal dari acuan rencana yang harus terealisasi pada tahun 2016,” pungkasnya. (zis/har)

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB