Akhir Tahun 2017, Harga Beras Di Pasar Sampang Melonjak Naik, Disperindag Lakukan Hal Ini

- Jurnalis

Sabtu, 30 Desember 2017 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Di akhir tahun 2017 harga beras di pasar tradisional di Sampang terus mengalami kenaikan. Dari harga beras medium per kilogramnya berkisar Rp 8.500 kini naik menjadi Rp 9.500 perkilo gramnya.

Untuk mengatasi hal tersebut Dinas Peindustrian Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) setempay mengambil langkah dengan melakukanvoperasi pasar. Operasi pasar ini di fokuskan kepada bahan pokok beras dan minyak.

Kasi Informasi Perdagangan, Disperindagtam Kabupaten Sampang, Busar Wibisono mengatakan, operasi pasar di gelar dalam rangka untuk menekean harga beras yang kini harganya terus mengalami kenaikan.

Baca Juga :  DPRD Pamekasan Target Pembahasan 12 Raperda 3 Bulan Selesai

“Harga yang dijual dalam operasi pasar adalah Rp 8.100 per kilogramnya. Sistem yang dijual kepada masyarakat dalam bentuk satu paket yang berisi 5 kilogram beras. Sedangkan minyak goreng dalam operasi pasar di jual dengan harga patokan dari pemerintah sebesar Rp. 11.000 perkilo gramnya,” terangnya, Sabtu (30/12/2017).

Baca Juga :  Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah Didepan Indomart Arosbaya

Selain harga Beras, lanjut Busar, harga cabe masih tetap tinggi pada harga Rp. 31.000 perkilo gramnya. Sementara harga telur naik dari 20.000 menjadi 25.000 perkilo gramnya.

“Naiknya harga karena permintaan barang di pasaran naik, sedangkan stok menipis. Sementara dengan diadakannya operasi pasar para warga sangat antusias untuk membeli beras dan minyak yang harganya lebih murah dari harga pasaran,” ungkapnya. (har/zis)

Berita Terkait

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:05 WIB

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB