Lebih Separuh Dari Jumlah Nelayan Di Sumenep Masih Belum Dapat Kartu Asuransi

- Jurnalis

Jumat, 26 Januari 2018 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Lebih dari separuh jumlah keseluruhan nelayan di Kabupaten Sumenep, hingga sekarang belum memiliki kartu asuransi nelayan. Hal ini sesuai data di Dinas Perikanan setempat.

Kepala Dinas Perikanan Sumenep, Arief Rusydi mengatakann, jumlah nelayan di kabupaten paling timur Pulau Madura ini sekitar 41 ribu. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 14 ribu nelayan mengantongi kartu asuransi. Program asuransi nelayan baru dimulai pada 2016 lalu.

Baca Juga :  Peringati HUT Ke 5, Trunojoyo Mania Ajak BNK Sampang Gelar Sosialisasi P4GN

“Hal ini merupakan kerja sama pemerintah kabupaten dan pusat. Di tahun pertama, mendapat jatah 10 ribu kartu asuransi. Dari jatah itu, hanya mampu terealisasi sekitar delapan ribu,” tandasnya, Jum’at (26/01/2018).

Tahun 2017 kemarin, lanjut Arief, awalnya Kabupaten Sumenep hanya mendapat jatah 5 ribu nelayan sama dengan kabupaten-kabupaten lain. Namun, karena di kabupaten lain banyak tidak memenuhi target, realisasi kartu nelayan di Sumenep bisa mencapai 6 ribu 8 ratus.

Baca Juga :  Petugas Sensus Pertanian Sampang - Bangkalan Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

“Jadi nelayan di Sumenep saat ini yang sudah memiliki kartu asuransi nelayan sekitar 14 ribu lebih. Beberapa bahkan sudah ada yang memanfaatkannya,” imbuhnya. (sap)

Berita Terkait

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang
PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:52 WIB

DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Senin, 5 Januari 2026 - 18:38 WIB

Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Senin, 5 Januari 2026 - 12:39 WIB

Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Berita Terbaru

Caption: tidak perlu antre ke rumah sakit, masyarakat Sampang bisa menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk daftar berobat (dok. Harry Rega Media).

Kesehatan

Berobat Ke RSUD Sampang Kini Bisa Daftar Online

Selasa, 6 Jan 2026 - 17:32 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Pencurian Dominasi Kriminalitas di Sumenep

Selasa, 6 Jan 2026 - 16:07 WIB

Caption: Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanta, saat diwawancara awak media, (dok. foto istimewa).

Daerah

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Selasa, 6 Jan 2026 - 14:04 WIB

Caption: Komisi II DPRD Pamekasan saat sidak Sentra Batik Kalampar yang mangkrak, (dok. Kurdi, Rega Media).

Daerah

DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Selasa, 6 Jan 2026 - 08:52 WIB

Caption: Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama, dampingi Kasat Reskrim AKP Hafid Dian Maulidi saat diwawancara awak media, (dok. Syafin, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polres Bangkalan Amankan Pelaku Penganiayaan Pasutri di Galis

Senin, 5 Jan 2026 - 23:12 WIB