Jelang Pilgub Jatim, Warga Sumenep Masih Banyak Belum Miliki E-KTP

- Jurnalis

Kamis, 8 Februari 2018 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumenep

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumenep

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumenep

Sumenep, (regamedianews.com) – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumenep, Abd Waris mengatakan, masyarakat Sumenep banyak yang belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Data tersebut, berdasarkan hasil Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018.

“Hasil laporan coklit dari petugas PPDP banyak penduduk yang tidak memiliki e-KTP, saat ini proses coklit di Sumenep mencapai 70 persen,” ujarnya, Kamis (08/02/2018).

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Tuntut Transparansi Anggaran Bidik Misi

Abd. Waris menambahkan, bagi masyarakat yang belum memiliki e-KTP disarankan untuk membuat keterangan khusus pada petugas PPDP. Namun, mereka tetap memiliki hak untuk menyalurkan suaranya di pesta demokrasi.

“Di sana sudah ada form khusus,gerakan coklit serentak didampingi oleh 223.482 orang, dilakukan oleh 385.791 PPDP untuk mencoklit 1.928.955 rumah,” jelasnya.

Baca Juga :  Gandeng Pemilih Millenial, Barikade Bangkalan Gelar Millenial Flash Mob 01

Dalam Pilgub Jawa Timur 2018, KPU Sumenep menyiapkan 2.400 PPDP. Jumlah PPDP tersebut sama persis dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) Pilgub.

“2.400 TPS itu tersebar di 330 desa dan 4 kelurahan di 27 kecamatan. Proses coklit yang dilakukan PPDP dimulai pada 20 Januari 2018 hingga 18 Februari 2018,” imbuhnya. (sap)

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terbaru

Caption: anggota Satreskrim Polres Sampang mengawal ketat pasutri inisial ZA dan SM pelaku curanmor di Jalan Wijaya Kusuma, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Usai Ciduk Pasutri Pencuri Scoopy, Polres Sampang Buru Sang Penadah!

Jumat, 6 Feb 2026 - 21:57 WIB

Caption: saat berlangsungnya diskusi, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi memberikan arahan kepada manajemen dan dokter RSUD dr. Mohammad Zyn, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Feb 2026 - 16:11 WIB

Caption: Penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Sampang, saat meminta keterangan terhadap pelaku curanmor inisial SM, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Terlilit Hutang, Wanita Asal Bojonegoro Nekat Curi Motor di Sampang

Jumat, 6 Feb 2026 - 12:46 WIB