Warga Enggan Lakukan Imunisasi Vaksin, Ini Harapan Dinkes Sampang

- Jurnalis

Senin, 26 Februari 2018 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Marak beredarnya kabar buruk tentang efek samping dari imunisasi vaksin yang berakibat melemahnya kondisi tubuh, nampak membuat masyarakat khususnya kalang pelajar enggan untuk melakukan imunisasi. Dari hal itu Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sampang dr. Firman Pria Abadi berharap agar semua siswa-siswi di Sampang tidak menolak imunisasi vaksin.

“Pentingnya imunisasi vaksin banyak tidak diketahui oleh masyarakat luas khususnya di Kabupaten Sampang, meski tidak semuanya saat ini masyarakat banyak terprovokasi dengan maraknya informasi yang mengatakan vaksin berbahaya, sehingga tak sedikit siswa yang terpengaruh atas informasi tersebut dan menolak imunisasi,” ungkapnya, Senin (26/02/2018).

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Satbinmas Polres Sampang Imbau Pengunjung Pasar Waspada Pencopetan

Menurut Firman, sangat disayangkan banyaknya informasi yang membuat para siswa-siswi terprovokasi akan vaksin, padahal menurutnya vaksin itu sangat penting untuk kesehatan tubuh.

“Fungsi vaksin ialah meningkatkan kekebalan tubuh manusia terhadap penyakit apapun yang dideritanya, imunisasi vaksin tersebut harusnya dilakukan tiga kali dalam satu tahun, agar tubuh kebal terhadap penyakit dan juga akan terhindar dari penyakit yang bersifat menular,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan Anggarkan 4 Miliar Untuk Bantu Kesejahteraan Lansia

Firman menegaskan, tidak ada pemerintah yang ingin membunuh masyarakatnya, semua mengingikan yang lebih baik dan semua menginginkan masyarakatnya bebas dari penyakit.

“Kami sangat berharap siswa semua mau divaksin, dan kami akan selalu menekankan dan menjelaskan kegunaan vaksin tersebut, dan semoga tidak ada untuk di Kabupaten Sampang yang menolak imunisasi tersebut,” imbuhnya. (har/adi)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB