KPUD Bangkalan; Jumlah DPS Pilkada 2018 Capai 855.562

- Jurnalis

Senin, 19 Maret 2018 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, (regamedianews.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan, telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2018, dalam rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran beberapa waktu lalu.

Ketua KPUD Bangkalan, Fauzan Jakfar menjelaskan, penetapan DPS tersebut berdasarkan hasil pencocokan dan penelitian (Coklit) yang dilakukan petugas panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP) di 1.984 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 18 kecamatan.

“penetapan DPS tersebut berdasarkan hasil pencocokan dan penelitian (Coklit). Sementara hasil coklit ini, disusun oleh panitia pemungutan suara (PPS) ke dalam daftar pemilih dan sudah direkapitulasi di tingkat kecamatan,” jelasnya, Senin (19/03/2018).

Baca Juga :  93 Sekolah di Sampang Akan Terima DAK, Termasuk SDN Samaran 2

Menurut Fauzan, DPS yang ditetapkan KPU sebanyak 855.562 pemilih, rinciannya, 413.467 laki-laki dan 442.095 perempuan. Diharapkan jumlah DPS itu, mendapat masukan dari masyarakat maupun masing-masing pasangan calon (Paslon) demi kesempurnaan data.

“Nantinya DPS sesuai nama dan alamat (by name by address) yang sudah dicetak dikembalikan ke PPS untuk diumumkan dan dilakukan perbaikan,” terangnya.

Data yang dicoklit ini, lanjut Fauzan, hasil dari analisis terhadap daftar penduduk potensial pemilih (DP4) yang berjumlah 804.594. Kemudian, dipadukan dengan daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan presiden (Pilpres) 2014 yang jumlahnya 963.304.

Baca Juga :  210 Warga Palenggian Sampang Dapat BSPS Senilai Rp 4,2 Miliar

“Setelah dianalisa dan disinkronisasi, data pemilih yang dicoklit sebanyak 952.420. Ternyata, hasil dari coklit itu berkurang menjadi 855.562 pemilih,” ungkapnya.

Fauzan menambahakan, setelah dilakukan perbaikan DPS tersebut bisa bertambah atau bahkan berkurang lagi. Kemungkinan besar, berkurangnya DPS karena faktor jumlah penduduk yang juga berkurang.

“Sekarang kan sudah E-KTP. Mungkin data penduduk yang double terhapus secara otomatis, selain itu berkurangnya DPS karena faktor jumlah penduduk yang berkurang,” imbuhnya. (tar)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB