Dinkes; Masih Banyak Penduduk Sumenep Yang Tak Masuk di BPJS

- Jurnalis

Jumat, 23 Maret 2018 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Pada tahun 2019 mendatang Pemerintah menargetkan seluruh penduduk sudah terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, salah satunya yakni di Kabupaten Sumenep.

Berdasarkan informasi yang dihimpun regamedianews.com, sampai saat ini, di Kabupaten Sumenep masih ada hampir 400 penduduk yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS. Namun saat ini Pemerintah setempat sudah mengimbau masyarakat agar segera mendaftar.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, A. Fatoni menyebutkan, dari jumlah penduduk sekitar 1,1 juta, yang sudah memiliki kartu BPJS sampai sekarang sekitar 700 ribu penduduk. Dari jumlah tersebut, sekira 543 ribu penduduk miskin dibiayai oleh APBN.

“Permasalahannya, masih ada hampir 400 ribuan yang belum memiliki kartu BPJS. Makanya, kami harap masyarakat yang merasa mampu segera ikut BPJS,” tandasnya, Jum’at (23/03/2018).

Baca Juga :  Soal Release BNNP Jatim, Tokoh Desa Gunung Eleh Sampang Angkat Bicara

Ia menilai, iuran BPJS tidak banyak. Hanya Rp 23.500 per orang tiap bulan. Apabila dalam satu keluarga hanya ada lima orang, maka tiap bulan hanya akan membayar iuran Rp 117.500.

“Silakan daftarkan diri ke BPJS, apabila terjadi sesuatu, sakit misalnya, itu tidak repot lagi untuk berobat. Kami menarget, 2019 seluruh penduduk sudah terdaftar,” pungkasnya. (sap)

Berita Terkait

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok
Kupas Tuntas Tiga Biang Keladi Residivisme

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 09:09 WIB

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Jumat, 28 November 2025 - 08:38 WIB

Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’

Berita Terbaru

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi, sampaikan sambutan saat sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana desa, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Daerah

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:09 WIB

Caption: Bupati Sampang sampaikan sambutan saat rapat paripurna DPRD Sampang, tentang persetujuan APBD tahun 2026, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 Nov 2025 - 17:13 WIB

Caption: Bupati Pamekasan Kholilurrahman sampaikan sambutan, saat pelepasan ekspor produk tembakau unggulan Madura, (dok. Kurdi, Rega Media).

Daerah

Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar

Jumat, 28 Nov 2025 - 08:38 WIB