Dinkes Imbau Warga Sumenep Waspadai Penyakit Ini Saat Perubahan Musim

- Jurnalis

Kamis, 19 April 2018 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Memasuki perubahan musim tahun ini, masyarakat Kabupaten Sumenep diimbau untuk mewaspadai beberapa jenis penyakit yang mudah menyerang warga pada musim kemarau, dianatara penyakit diare, tipus dan demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. Achmad Fatoni mengatakan, penyakit diare mudah menyerang masyarakat. Penyakit ini salah satu penyebabnya kurangnya air bersih. Kekurangan air ini biasanya terjadi di wilayah kepulauan, seperti Raas, Gili Iyang dan Gili Labak.

Baca Juga :  Minim Laporan di Gorut, Ombudsman RI Gorontalo Akan Buka Layanan Pengaduan

“Untuk menghindari terserangnya penyakit diare, sebaiknya sebelum air dikonsumsi dimasak dulu,” pesannya, Kamis (19/04/2018).

Lebih lanjut Fatoni mengatakan, penyakit tipus juga mudah menyerang manusia. Penyakit tipus disebabkan kurangnya minum. Sehingga badan lesu dan selera makan rendah.

“Biasanya pada musim panas mendatang penyakit tipus mudah menyerang. Normalnya pada musim kemarau tubuh manusia membutuhkan sedikitnya 2 liter per hari,” terangnya.

Baca Juga :  Razia Indekos di Pamekasan, Polisi Jaring Pasangan Bukan Muhrim

Fatoni menambahkan, pada musim kemarau biasanya selera makan berkurang dan badan mudah lesu. Tetapi, usahakan tetap mengkonsumsi makanan yang sehat, seperti sayuran.
Termasuk pula penyakit demam berdarah dengue (DBD).

“Kami akan berupaya menekan tingginya korban DBD. Karena setiap puskesmas sudah tersedia mesin poging. Ketika ada kasus DBD petugas siap untuk langsung melakukan pengasapan. Supaya tidak sampai ada korban yang lain,” pungkasnya. (sap)

Berita Terkait

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB