Selain Garam dan Pariwisata, di Sumenep Juga Kaya Budi Daya Rumput Laut

- Jurnalis

Senin, 23 April 2018 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Berbicara Sumenep, bukan hanya soal garam dan pariwisata. Kabupaten ujung timur Pulau Madura ini memiliki kekayaan melimpah. Salah satu yang cukup potensial yaitu budi daya rumput laut.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim mengatakan, budi daya rumput laut sangat besar. Bahkan di tingkat Jawa Timur, Sumenep termasuk penyuplai terbesar. Ini tidak lepas dari tradisi masyarakat pesisir yang terus membudidayakan rumput laut.

”Sumenep ini sangat luas. Bukan sekadar laut dengan kekayaan ikannya. Yang juga tidak kalah dan perlu ada campur tangan swasta adalah kekayaan rumput lautnya,” ujarnya, Senin (23/04/2018).

Baca Juga :  Hebat! Pemkab Pamekasan Kembali Raih WTP Untuk Ketujuh Kalinya

Menurut Busyro, pengelolaan rumput laut saat ini masih bersifat tradisional. Masyarakat pembudi daya menjual hasil rumput laut kepada pengepul. Selanjutnya, pengepul menjual kembali ke Surabaya atau bahkan mengekspor ke luar negeri.

”Seandainya ada pabrik di sini untuk dijadikan tepung yang bahannya dari rumput laut, itu saya kira akan banyak berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Diduga Ada Pertambangan Ilegal Di Sumenep, Ini Kata Satpol PP

Sumenep itu, lanjut Busyro, belum dirasakan secara luas oleh masyarakat. Sebab, mereka yang bisa mendapatkan hasil rumput laut secara langsung hanya para nelayan dan yang punya rumput laut sendiri.

“Penyebabnya, rumput laut tersebut tidak diolah menjadi bahan makanan di Sumenep yang kaya justru kelompok lain karena memang harus dikirim ke Surabaya dan ke mana-mana,” imbuhnya. (sap)

Berita Terkait

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB