Jelang Bulan Ramadhan, Harga Komoditas Di Pasar Tradisional Sumenep Terpantau Stabil

- Jurnalis

Selasa, 1 Mei 2018 - 06:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedinews.com) – Menjelang bulan suci Ramadan 2018, Pemerintah daerah melakukan pemantauan harga secara rutin di dua pasar yakni Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal. Dua pasar tradisional tersebut berada di Kecamatan Kota Sumenep.

Hasilnya, harga daging ayam kampung di pasar tradisional Anom Baru Sumenep, tembus Rp 80 ribu per kilogram. Harga tersebut naik sebesar Rp 5 ribu per kilogram, dari sebelumnya seharga Rp 75 ribu.

Kabid Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Sukaris mengatakan, pekan lalu harga daging ayam kampung masih Rp 75 ribu, di awal pekan ini naik menjadi Rp 80 ribu per kilogram. Selain daging ayam kampung, harga komoditas lainnya terpantau stabil dan sebagian justru turun.

Baca Juga :  Pasien UHC Puskesmas Blega Membludak, Stok Obat Kurang

“Untuk komoditas yang mengalami penurunan di antaranya cabai kecil biasa pekan lalu seharga Rp 28 ribu, awal pekan ini menjadi Rp 22 ribu per kilogram, bawang putih semula Rp 25 ribu, menjadi Rp 20 ribu per kilogram dan tomat seharga Rp 8 ribu menjadi Rp 6 ribu per kilogram. Penurunan harga antara Rp 2 ribu hingga Rp 6 ribu per kilogram,” terangnya, Selasa (01/05/2018).

Sukardi menambahkan, Harga komoditas yang stabil yakni beras Ir 64 Rp 10.800, beras jenis IR desa Rp 9.500, gula pasir lokal Rp 11.500, minyak goreng curah Rp 12 ribu, daging sapi murni Rp 110 ribu dan daging ayam broiler Rp 32 ribu.

Baca Juga :  Terobos Traffic Light Sampang, Pengemudi Truk Masuk Sangkal Putung

“Selain itu, telur ayam petelur Rp 23 ribu, telur ayam kampung Rp 40.800, cabai merah besar Rp 30 ribu, bawang merah Rp 30 ribu, mentega curah Rp 21 ribu, kubis Rp 6 ribu, kentang Rp 10 ribu, wortel Rp 9 ribu, buncis Rp 6 ribu dan kelapa Rp 4 ribu,” urainya. (sap)

Berita Terkait

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:05 WIB

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB