Dinsos; Belum Diverifikasi, Jumlah Penerima JKN di Sampang Tidak Valid

- Jurnalis

Rabu, 9 Mei 2018 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Berbagai cara dilakukan Pemerintah untuk memenuhi kesejahteraan masyarakat, dalam hal ini kini Pemerintah mengeluarkan program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) di tahun 2018. Namun dari jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sampang yang terdaftar di PBI JKN sekitar 606.204 jiwa dinyatakan belum valid.

Menurut Kabid Bantuan dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kab. Sampang, Syamsul Hidayat mengatakan, pihaknya masih belum memverifikasi kelapangan terkait jumlah kuota penduduk miskin yang terdaftar di PBI JKN.

Baca Juga :  KPU Sampang, Kesuksesan Pelaksanaan Pilkada Tidak Lepas dari Peran Media

“Kuota penerima JKN sepenuhnya ditentukan oleh Kemensos RI yang mengacu pada jumlah penduduk miskin dan kesiapan anggaran untuk membayar premi. Sedangkan tugas pihaknya hanya memverifikasi dan validasi data di lapangan dengan mendatangi langsung rumah warga yang tercatat sebagai penerima JKN,” jelasnya, Rabu (09/05/2018).

Baca Juga :  Susul Puskesmas Jrengik, Kini Gilirin Puskesmas Ketapang Ditutup

Syamsul menambahkan, Proses verifikasi dilakukan untuk menghindari salah pendataan sehingga bantuannya tepat sasaran. Selain itu juga untuk memastikan nama dan alamat penerima JKN.

“Kami berharap, ketersedian kouta jumlah penerima PBI JKN yang relatif banyak bisa benar-benar valid dan tepat sasaran. Sehingga strategi Pemerintah untuk mewujudkan target JKN bagi penduduk miskin cepat terealisasi,” ungkapnya. (har/adi)

Berita Terkait

Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan
Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi
Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan
Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:56 WIB

Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:45 WIB

Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:18 WIB

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Senin, 2 Februari 2026 - 20:09 WIB

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Berita Terbaru

Caption: Camat Sampang Aminullah menyampaikan sambutan dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2027, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Selasa, 3 Feb 2026 - 07:18 WIB

Caption: Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi didampingi Kasi Humas Ipda Agung Intama, saat diwawancara awak media, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Terekam CCTV, Maling Motor Penjaga Warung Madura Ditangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 22:56 WIB

Caption: Disdikbud Pamekasan saat rapat koordinasi dan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, (sumber foto. laman resmi Pemkab Pamekasan).

Daerah

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Feb 2026 - 20:09 WIB