Pekan Kedua Ramadhan, Harga Cabai dan Bawang di Pasar Sumenep Menurun

- Jurnalis

Rabu, 30 Mei 2018 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Memasuki pekan kedua di bulan puasa Ramadan, sejumlah komoditas di pasar tradisional Kabupaten Sumenep, mengalami penurunan, seperti cabai dan bawang.

Pantauan regamedianews.com, Pemerintah daerah melakukan pemantauan harga komoditas di dua pasar tradisional yakni Pasar Anom Baru yang merupakan pasar induk dan pasar Bangkal. Kedua pasar tradisional itu berada di Kecamatan Kota Sumenep.

Kabid Perdagangan, Disperindag Sumenep, Sukaris mengatakan, harga cabai merah besar semula seharga Rp 30 ribu, turun menjadi Rp 27 ribu per kilogram, cabai kecil biasa semula Rp 22 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram, bawang juga turun semula Rp 30 ribu menjadi Rp 28 ribu per kilogram dan telur ayam petelur semula Rp 24 ribu menjadi Rp 23 ribu per kilogram.

Baca Juga :  DPU Bina Marga Jatim di Sampang Terkesan Tutupi Anggaran Pokmas

“Penurunan harga sejumlah komoditas ini terjadi di awal pekan ini. Penyebabnya karena stok memadai dan permintaan berkurang,” ujarnya, Rabu (30/05/2018).

Sedangkan komoditas lainnya terpantau stabil. Seperti beras Ir 64 Rp 10.500 per kg, ir desa Rp 8 ribu, gula pasir lokal Rp 11.500, minyak goreng curah Rp 12 ribu, daging sapi Rp 120 ribu, daging ayam broiler Rp 35 ribu, dan daging ayam kampung Rp 80 ribu.

Baca Juga :  Taufik Hidayah dan Nur Arif Harapkan Pemerintah Segera Berlakukan Belajar Mengajar Secara Face To Face

“Telur ayam kampung Rp 40.800 per kg, bawang putih Rp 17 ribu, mentega curah Rp 21 ribu, kubis Rp 6 ribu, kentang Rp 10 ribu, tomat Rp 8 ribu, wortel Rp 8 ribu, buncis Rp 8 ribu dan kelapa Rp 5 ribu,” paparnya. (sap)

Berita Terkait

Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan
Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi
Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan
Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak
21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:56 WIB

Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:45 WIB

Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:18 WIB

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Senin, 2 Februari 2026 - 20:09 WIB

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Berita Terbaru

Caption: Camat Sampang Aminullah menyampaikan sambutan dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2027, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Selasa, 3 Feb 2026 - 07:18 WIB

Caption: Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi didampingi Kasi Humas Ipda Agung Intama, saat diwawancara awak media, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Terekam CCTV, Maling Motor Penjaga Warung Madura Ditangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 22:56 WIB

Caption: Disdikbud Pamekasan saat rapat koordinasi dan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, (sumber foto. laman resmi Pemkab Pamekasan).

Daerah

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Feb 2026 - 20:09 WIB