Lestarikan Wisata Budaya di Madura, Disporabudpar Kabupaten Sampang Gelar Kontes Sapi Sonok

- Jurnalis

Selasa, 3 Juli 2018 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Untuk tetap mempertahankan dan melestarikan destinasi budaya wisata di Madura, Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang menggelar Festival kecantikan sepasang sapi betina atau yang dikenal Sapi Sonok tahun 2018 dengan tema ‘Gemerincing Pesona Madura’ di Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Sabtu (30/06/2018).

Dari pantauan reporter regamedianews.com, Kontes Sapi Sonok tersebut diikuti sebanyak 40 pasang sapi dengan peserta berasal dari seluruh paguyuban Sapi Sonok yang ada di seluruh pulau Madura.

Pj Bupati Sampang H Jonathan Judianto mengatakan, jika kontes Sapi Sonok tersebut digelar untuk mempertahankan dan melestarikan budaya yang ada di Madura, khususnya di Kabupaten Sampang. Menurutnya, tujuan lain digelarnya kontes sepasang sapi betina tersebut untuk meningkatkan destinasi wisata di Kabupaten Sampang juga.

Baca Juga :  Mewujudkan Desa Rabasan Sehat Bebas Stunting

“Kami menggelar Festival Sapi Sonok itu untuk lebih mengenalkan budaya wisata yang ada di pulau Madura, khususnya di Kabupaten Sampang sendiri. Sebab, Sapi Sonok itu masih kurang terkenal, dan sifatnya masih lokal Madura saja. Untuk itu kami masih menata dari bawah dulu, dengan mengembangkan terlebih dahulu agar pagelaran kontes budaya Sapi Sonok bisa menjadi magnet wisatawan,” ungkapnya.

Lebih lanjut H. Jonathan Judianto mengatakan, Festival Sapi Sonok dimaksud ini sifatnya masih lokal Madura. Namun, dirinya menargetkan nantinya budaya wisata Sapi Sonok bisa sejajar dengan Karapan Sapi yang terkenal hingga ke tingkat nasional.

Baca Juga :  Pemkab Sampang Buka Pagelaran Pameran Pembangunan 2018

“Ini masih lokal Madura. Tetapi ke depannya kami menargetkan akan digelar yang sifatnya nasional. Kami juga akan memperkenalkan budaya asli pulau Madura ini ke tingkat nasional, dan harapan kami ke depannya Sapi Sonok ini bisa menjadi magnet destinasi wisata di pulau Madura, khususnya bagi Kabupaten Sampang. Saya sendiri sudah meminta kepada Kepala Disporabudpar Sampang bapak Aji Waluyo agar nantinya menggelar kembali Festival Sapi Sonok di pusat Kota Sampang dengan lebih meriah lagi dan mempromosikan serta mengundang wisatawan dari luar agar lebih mengenal tentang budaya wisata Sapi Sonok,” imbuhnya. (adi)

Berita Terkait

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025
Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif
Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal
“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas
RSUD dr.Mohammad Zyn Sampang Sukses Gelar Kompetisi Code Blue se-Jatim
Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:42 WIB

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:36 WIB

Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:02 WIB

Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:07 WIB

Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal

Senin, 26 Januari 2026 - 22:26 WIB

“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu

Berita Terbaru

Caption: Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Pamekasan, Jl.Kesehatan, Barurambat Kota, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: Pengurus SMSI Sampang saat menyambangi kaum dhuafa, (dok. foto istimewa).

Sosial

Jelang HPN 2026, SMSI Sampang Berbagi Kepada Dhuafa

Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB