Jelang HUT Kemerdekaan RI, Madura Jadi Target Penjualan Bendera

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juli 2018 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, (regamedianews.com) – Mendekati perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia pada bulan agustus mendatang, para pedagang bendera merah putih berbondong berbondong memadati tepi jalan Trunojoyo, Bangkalan, menjual aneka bentuk bendera merah putih.

Pantauan regamedianews, para pedagang bendera merah putih mayoritas berasal dari luar pulau madura yang mengambil kesempatan untuk menambah pendapatan menjelang memperingati HUT kemerdekaan RI.

Banjang, pria asal Kota Bogor yang berjualan di area pinggiran jalan trunojoyo mengatakan, setiap menjelang HUT kemerdekaan RI, ia bersama teman-teman dari Bogor yang berjumlah sekira 15 orang berjualan bendera, biasanya sebelum masuk bulan Agustus ia sudah stanby di Madura.

“Kami jauh-jauh dari Bogor memang niat sama teman-teman untuk berjualan di Madura, karena kami melihat di madura ini masih sedikit yang jualan bendera sehingga kami rasa peluang peminat pembeli masih lumayan,” imbuh pria yang mengatakan pernah tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menurutnya, tahun ini penjualan bendera semakin menurun karena tahun lalu sebelum masuk bulan Agustus penjualan di akhir bulan juni hampir 10-15 orang, beda dengan sekarang dari pagi sampai sore terkadang hanya 2-3 pembeli.

Baca Juga :  Wadir CV Nagana: Timbunan Limbah Tambang Emas Sudah Punya Izin

“Teman yang di Surabaya juga menjual di Madura sekarang mas, ya mungkin faktor penjualnya banyak, sehingga pembeli dengan mudah membelinya. Kami tidak hanya disini menjualnya, melainkan berpencar di daerah Madura, selain di Bangkalan juga di Sumenep, Pamekasan dan Sampang,” pungkasnya. (sfn)

Berita Terkait

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok
Kupas Tuntas Tiga Biang Keladi Residivisme

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 09:09 WIB

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’

Berita Terbaru

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi, sampaikan sambutan saat sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana desa, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Daerah

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:09 WIB

Caption: Bupati Sampang sampaikan sambutan saat rapat paripurna DPRD Sampang, tentang persetujuan APBD tahun 2026, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 Nov 2025 - 17:13 WIB