Tempat Rekreasi Kota di Bangkalan Berserakan Sampah

- Jurnalis

Senin, 27 Agustus 2018 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu Tempat Rekreasi Kota di Bangkalan, tepatnya dibelakang Stadion Gelora Bangkalan (SGB) dalam kondisi adanya sampah berserakan.

Salah satu Tempat Rekreasi Kota di Bangkalan, tepatnya dibelakang Stadion Gelora Bangkalan (SGB) dalam kondisi adanya sampah berserakan.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Kebersihan lingkungan sekitar Perkotaan harus benar-benar diperhatikan, apalagi tempat rekreasi yang biasanya menjadi hal yang di cari masyarakat.

Seperti Tempat Rekreasi Kota (TRK) Desa Mlajah, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan yang berlokasi di belakang Stadion Gelora Bangkalan (SGB), terlihat tercemar karena banyak sampah yang berserakan di pinggiran danau.

Pantauan reporter regamedianews.com dilokasi, tempat rekreasi kota yang berada di belakang Stadion Gelora Bangkalan menjadi rekreasi yang banyak di minati oleh masyarakat untuk berteduh. Namun, tempat itu terlihat tidak terawat dan banyak sampah berserakan.

Hal senada juga dikatakan Diana, warga bangkalan yang kebetulan sedang mengunjungi tempat TRK, bahwa setiap sore ia biasanya menghabiskan waktunya di taman stadion atau TRK.

Baca juga Dongkrak PAD Sektor Wisata, Pemkab Pamekasan Siapkan 2 Miliar

“Biasanya saya bersama teman-teman kesini (Tempat Rekreasi Kota, red), tapi kebersihan di belakang Stadion terlihat kurang di perhatikan karena banyak tumpukan sampah yang di pinggirnya,” ungkapnya, Senin (27/08/2018).

Selain itu, ia juga berharap agar Pemerintah (Dinas terkait, red) memperhatikan lingkungan yang kurang bersih, karena jika tidak di perhatikan dengan baik pemandangannya terlihat tidak terawat. Di samping itu TRK ini merupakan pilihan utama masyarakat Bangkalan untuk rekreasi.

Baca Juga :  ASN Sampang Kepergok Mokel Saat Jam Kerja

Baca juga Seru Nih, Wisata Pemandian Baru Di Kabupaten Gowa

“Harapan kami sebagai masyarakat Bangkalan kepada pemerintah khususnya dinas terkait, agar memperhatikan tempat wisata di bangkalan tidak ada sampah berserakan, supaya Bangkalan yang di kenal kota dzikir bisa mencerminkan keindahan,” pungkasnya. (sfn/har)

Berita Terkait

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025
Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 12:02 WIB

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Jumat, 28 November 2025 - 08:38 WIB

Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Berita Terbaru

Caption: mengenaskan, kepala korban terjepit drum mixer truk molen dan berlumuran darah, (dok. Yusrianto, Rega Media).

Peristiwa

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Minggu, 30 Nov 2025 - 20:05 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerima piagam penghargan kabupaten terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi publik, (dok. Kursi, Rega Media).

Daerah

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:02 WIB

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB