Jembatan Suramadu Gratis, Jokowi Serahkan Nasib Pelabuhan Kamal ke Pakde Karwo dan Bupati Bangkalan

- Jurnalis

Minggu, 28 Oktober 2018 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi bersama Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo dan Bupati Bangkalan R. Abdul Latif.

Presiden Jokowi bersama Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo dan Bupati Bangkalan R. Abdul Latif.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Tol Jembatan Suramadu resmi di gratiskan oleh Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 27 Oktober 2018, peresmian tersebut di laksanakan jembatan Suramadu sisi Madura.

Tentu di bebaskannya biaya tarif jembatan Suramadu membawa dampak positif – negatif untuk empat kabupaten di Pulau Madura, terutama bagi Kabupaten Bangkalan yang merupakan pintu utama penghubung Madura dengan surabaya.

Pelabuhan Kamal yang juga merupakan penghubung Surabaya dengan pulau Madura di sisi barat melalui perkapalan, terindikasi akan semakin larut akibat dampak Jembatan Suramadu Gratis.

Baca Juga :  Apresiasi Reuni Akbar SMANSA Gorut, Begini Harapan Angkatan Tahun 2003

Pasalnya, sejak beroperasi pada 10 Juni 2009 silam, Jembatan Suramadu memang membuat kapal fery Ujung-Kamal sepi penumpang.

Di gratiskannya jembatan Suramadu bisa semakin menambah sepinya penumpang kapal penyeberangan di Pelabuhan Ujung Surabaya-Kamal Madura.

Menurut Jokowi disela peresmian mengatakan, setiap kebijakan pasti menimbulkan pro dan kontra. Dia menyerahkan urusan kapal penyeberangan kepada Gubernur Jatim Soekarwo.

“Biar Gubernur Pakde Karwo dan Bupati cari solusinya,” katanya di Jembatan Suramadu Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/10).

Baca Juga :  DPRK Aceh Selatan Didesak Segera Proses PAW Dewan PDA

Sementara Bupati Bangkalan R. Abdul Latif menjelaskan terkait status pelabuhan kamal tersebut. Pihaknya mengatakan, terkait pelabuhan kamal bisa duduk bersama untuk disetting sebagai pelabuhan wisata, bisa kita renovasi serta bisa jadikan tempat wisata.

“Jika memang di setujui dari pihak pengusaha kapal, bisa di bentuk sebagai wisata, artinya kapal itu bisa di renovasi di bentuk seperti restoran apung, wisata ini bagus kalau di realisasikan,” pungkasnya. (sfn/har)

Berita Terkait

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB