Hampir Tutup Tahun 2018, Banyak Desa di Sumenep Belum Bisa Cairkan DD Tahap III

- Jurnalis

Rabu, 21 November 2018 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Ach. Masuni.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Ach. Masuni.

Sumenep, (regamedianews.com) – Menjelang akhir tahun 2018, sejumlah desa di Kabupaten Sumenep yang masih belum bisa mencairkan Dana Desa (DD) tahap III. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat, Ach. Masuni.

Ia menyebutkan, sekitar ada 130 desa dari 330 desa yang ada di Kabupaten Sampang tidak bisa mencairkan DD lantaran belum menyetor Laporan Pertanggungjawaban (LPj) tahap III.

Baca juga Banyak Desa Belum Isi Data APBDes, DD dan ADD di Sumenep Tak Bisa Dicairkan

“LPj itu merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi desa untuk bisa mencairkan. Hanya saja dari 200 desa yang sudah mengajukan LPj, serapan DD dari tahap II itu mayoritas antara 50-60 persen, padahal untuk bisa mencairkan DD tahap III serapannya di tahap II itu minimal 75 persen,” jelasnya, Rabu (21/11).

Baca Juga :  Bupati Sampang Lantik Tiga Kades Antar Waktu Dengan Masa Jabatan Berbeda

Menurutnya, pencairan DD dibagi dalam III tahap, yakni tahap I sebesar 20 persen, tahap II 40 persen dan tahap III 40 persen dari plafon anggaran. Sedangkan LPj tahap ke II harus masuk pada tanggal 5 Desember.

Baca Juga :  Speed Trap di Sampang Bahayakan Pengendara

Baca juga Pencairan DD Tahap Pertama Di Pamekasan Terancam Molor, Ini Penjelasan BKD

“Jika dalam waktu yang telah ditentukan itu, desa tersebut belum menyetor LPj, maka khawatir DD tahap ke III tidak bisa cairkan. Kami berharap semua desa bisa secepatnya menyerahkan LPj tahap II dan capaian realisasi minimal 75 persen agar tahap ke III bisa dicairkan,” pungkasnya. (gus)

Berita Terkait

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya
Pemkab Pamekasan Matangkan Penyambutan Valen D’Academy 7

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB

Caption: tampak bagian depan truk yang terlibat kecelakaan di jalan raya Camplong ringsek, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Sabtu, 3 Jan 2026 - 12:11 WIB

Caption: anggota Polsek Kedungdung saat mengevakuasi almarhum Muhar ke rumah duka, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

Jumat, 2 Jan 2026 - 11:17 WIB

Caption: Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Bangkalan, Abd Kholik, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Jumat, 2 Jan 2026 - 09:03 WIB