Fakta Terbaru Kasus Subaidi, Ada Beberapa Nama Terseret Didalamnya

- Jurnalis

Kamis, 29 November 2018 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman dan Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Heri Kusnanto saat menunjukan gambar barang bukti pistol yang digunakan tersangka.

Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman dan Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Heri Kusnanto saat menunjukan gambar barang bukti pistol yang digunakan tersangka.

Sampang, (regamedianews.com) – Kasus penembakan yang menewaskan Subaidi warga Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura yang merupakan ahli gigi sekaligus anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Tamberu Timur terus didalami pihak Kepolisian Polres setempat.

Terbaru korp baju cokelat itu berhasil mengungkap fakta baru dari kasus tersebut, selain memperoleh bukti baru polisi juga berhasil menyeret nama tersangka baru berinisial JT warga Bira Timur dan menetapkan seseorang berinisial HA menjadi buronan Polisi atau Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca Juga :  Polres Sampang Amankan Pria Asal Pangarengan

Hal itu diungkapka kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman dalam keterangan persnya di Mapolres Sampang, pada Kamis (29/11/18).

Baca juga Tersangka Sediakan Dua Pistol Untuk Tembak Subaidi

“Pada olah TKP lanjutan kita menemukan selongsong peluru bekas tembakan di lokasi kejadian,” ujarnya.

Petugas kemudian mengintrogasi tersangka, dan dari situ tersangka mengakui bahwa senjata pun gun bukanlah senjata pertama yang ditembakkan.

Baca juga Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Subaidi

“Ada dua peluru yang dikeluarkan, pertama peluru biasa dan kedua yang tembakkan,” imbuhnya.

Baca Juga :  8 Bulan, Satreskoba Sampang Ciduk 132 Pelaku Narkoba

Jt diduga membantu tersangka pasca kejadian penembakan, sedangkan HA diduga sebagai penjual senjata tersebut kepada pelaku, dan pelaku membeli dari HA seharga 5 juta.

Menurut mantan Kaden A Pelopor Satbrimob Polda Jatim ini hingga kini ada 13 saksi telah memberikan keterangan, dan Polisi akan terus mengungkap kasus penembakan yang menyita perhatian banyak pihak itu.(adi/har)

Berita Terkait

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu
Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap
Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka
Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga
Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor
Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang
Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward
Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:08 WIB

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:04 WIB

Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:53 WIB

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:21 WIB

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto didampingi Kasat Resnarkoba dalam press conference, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Kamis, 22 Jan 2026 - 21:08 WIB

Caption: tengah, Wakil Bupati Bangkalan Moh Fauzan Ja'far, hadir dalam kegiatan pemberian arahan kepada ASN Pendidikan, (sumber foto. laman resmi Pemkab Bangkalan).

Daerah

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:23 WIB