Minggu Ceria, KKN 43 UTM JJS Bersama Warga

- Jurnalis

Minggu, 20 Januari 2019 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemotongan pita oleh Kepala Desa Tagungguh (Marhayat) secara simbolis dalam pembukaan JJS.

Pemotongan pita oleh Kepala Desa Tagungguh (Marhayat) secara simbolis dalam pembukaan JJS.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Minggu merupakan hari libur yang umumnya oleh warga dijadikan hari untuk melakukan kegiatan olahraga, jalan jalan dan senam pagi. Seperti halnya mahasiswa KKN 43 Universitas Trunojoyo Madura (UTM), di desa Tagungguh, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan telah melaksakan kegiatan jalan-jalan sehat bersama masyarakat desa, Minggu, (20/01/2019).

Acara tersebut dimulai dengan pemotongan pita oleh Kepala Desa Tagungguh Marhayat, banyak warga desa ikut berpartisipasi dalam kegiatan Jalan Jalan Sehat (JJS), memang sengaja untuk meninggalkan aktifitas lainnya demi ikut berpartisipasi pada acara JJS tersebut.

Baca Juga :  Di Sampang Covid-19 'Menggila' Serang Nakes, 4 Puskesmas Tutup Sementara

Baca juga KKN 66 UTM Buat Produk Home Made

Kedes Tagungguh Marhayat mengatakan, acara ini sangat bagus mengingatkan seluruh warga, untuk menjaga dan peduli kesehatan, serta tahun depan jika ada KKN lagi berharap ada program kegiatan JJS.

“Mudah-mudahan kalau ada KKN, kami berharap ada JJS lagi seperti ini, ajak masyarakat peduli terhadap kesehatan,” ujarnya.

Sementara Moh. Nari selaku Kordinator desa KKN klompok 43 UTM mengatakan, pelaksanaan acara JJS ini bertujuan untuk mengumpulkan masyarakat desa, agar semakin erat dan solid serta dapat menjalin hubungan silaturrahmi di acara JJS ini. Karena selain hari minggu masyarakat sibuk dengan aktifitas pekerjaannya masing-masing.

Baca Juga :  Akibat Covid-19, Ribuan Pekerja di Bandung Kehilangan Pekerjaannya

Baca juga Mahasiswa KKN Kelompok 62 UTM Berdayakan Potensi Lokal Hingga Bernilai Ekonomis

“Acara ini dihadiri hampir seluruh warga Desa Tagungguh, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Selain itu untuk menarik minat kami sediakan hadiah yang cukup menarik,” pungkasnya. (rkz/sbd/sfn/fik)

Berita Terkait

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB