Kadis PUPR Kabupaten Gorontalo Laporkan Pengancaman Dirinya ke Polda Gorontalo

- Jurnalis

Rabu, 23 Januari 2019 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis PUPR Kabupaten Gorontalo Doni Lahatie beserta beberap chat (gambar Onal)

Kadis PUPR Kabupaten Gorontalo Doni Lahatie beserta beberap chat (gambar Onal)

Limboto,(regamedianews.com)- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Gorontalo, Doni Lahatie, SE. MH laporkan pengancaman dirinya ke Polda Gorontalo yang diduga pelakunya sesama jabatan sebagai Kepala Dinas di Grup Whatsapp CEO Kabupaten Gorontalo.

Pertikaian lewat chatingan ini terjadi di Grup Whatsapp CEO Kabupaten Gorontalo yang anggotanya para pejabat terdiri dari semua Kepala Dinas dan Staf Ahli termasuk Bupati Gorontalo Prof. Dr. Nelson Pomalingo M.Pd dan foto Bupati di gunakan sebagai foto profil grup.

Baca juga Proyek Pengaspalan Milik Dinas PUPR Sampang Rusak Tak Ada Pemeliharaan

“Saya tidak tahu apa motif dari pengancaman tersebut, yang jelas saya dan keluarga sangat khawatir dan trauma atas ancaman ini. Sudah tiga malam saya tidak bisa tidur karna ingat si pengancam ini tidak menghubungi saya untuk mengklarifikasi atas ancaman tersebut. Sehingga tidak ada cara lain selain melaporkan dan meminta perlindungan kepada pihak kepolisian”, ujar Donie Selasa (23/1/19)

Baca Juga :  BPBD Suplai Air Bersih Ke Wilayah Kering Kritis di Sampang

Lebih parahnya lagi pelaku ini mengancam dua orang kepala dinas sekaligus, yang pertama Doni Lahatie sebagai Kadis PUPR dan yang kedua Rahmat Pomalingo sebagai Kadis Pertanian, serta pelaku juga memberikan pilihan, terserah mau pakai senjata tajam atau pakai plungku (bogem mentah).

Baca Juga :  Kapolda Gorontalo Wahyu Widada Dimutasi

Baca juga Teguran Dugaan Pelanggaran Pekerjaan Proyek Saluran Pembuang DPUPR Sampang Tak di Indahkan Rekanan

“Sebagai warga negara yang taat akan hukum, saya harus melaporkannya dan ancaman ini saya anggap sangat serius karena pelaku sudah bersumpah atas nama almarhum orang tuanya akan membunuh saya dengan pisau jika saya tidak datang di Lokasi Objek Wisata Pentadio Resort”, tutup Donie Lahatie.

sementara HST orang yang diduga sebagai pelaku pengancaman saat dikonfirmasi mengatakan tak ada komentar apapun karena hal tersebut menurutnya adalah urusan birokrasi

“Saya birokrat, ini urusan birokrasi saya no comment”; tuturnya singkat (Onal)

Berita Terkait

Waspada Longsor Susulan, Puluhan Warga Sana Daya Pamekasan Mengungsi
Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri
Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif
Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM
Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang
Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang
Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:47 WIB

Waspada Longsor Susulan, Puluhan Warga Sana Daya Pamekasan Mengungsi

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:03 WIB

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:05 WIB

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:18 WIB

Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif

Senin, 5 Januari 2026 - 19:19 WIB

Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM

Berita Terbaru

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB

Caption: ilustrasi, (sumber foto. Tribratanews Polri).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Sabtu, 17 Jan 2026 - 14:21 WIB