Musrenbang, Pemkab Bangkalan Prioritaskan 6 Bidang Pembangunan

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2019 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bangkalan Drs. Muhni bersama Kepala Bappeda Bangkalan Muhammad Fahri

Wakil Bupati Bangkalan Drs. Muhni bersama Kepala Bappeda Bangkalan Muhammad Fahri

Bangkalan, (regamedianews.com) – Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), dilaksanakan di gedung pertemuan Ratoh Ebuh, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Bangkalan, Rabu (20/03/2019).

Kepala Bappeda Kabupaten Bangkalan, Mohammad Fahri mengatakan, agenda utama dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Bangkalan ini sebagai media koordinasi dan sinkronisasi.

Menurutnya, musrenbang RKPD tersebut merumuskan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan Pemkab Bangkalan yang disusun berdasarkan masukan dari Desa atau Kelurahan, Kecamatan serta Perangkat Daerah.

“Mulai dari Musrenbang Desa terus Musrenbang Kecamatan, kemudian kami menggelar forum konsultasi publik selama tiga hari beberapa waktu yang lalu, dan ini merupakan puncak Musrenbang”, ujarnya.

Baca Juga :  Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Khofifah Enggan Jadi Ketua Timses

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Mohni mengatakan, Pemkab memprioritaskan pada 6 (enam) bidang pembangunan yang akan dilakukan selama tahun 2020 mendatang. Ke enam bidang pembangunan yang menjadi skala prioritas tersebut, yakni Pengentasan  Kemiskinan, Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, Perumahan serta Ketenagakerjaan.

Ia juga menjelaskan, menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) angka kemiskinan di Kabupaten Bangkalan selama beberapa tahun terakhir mengalami penurunan. Angka kemiskinan di Bangkalan tahun 2018 mencapai 19,22 persen.

“Awalnya kan dari 23 persen, turun menjadi 21 persen, dan terakhir itu 19 koma sekian persen, katanya. Setiap tahun itu (turun) hampir dua digit lah”, tambahnya.

Baca Juga :  Kadiv Yankum HAM Jatim Kunjungi Lapas Narkotika Pamekasan

Mohni menambahkan, dalam mengatasi masalah kemiskinan bukanlah perkara yang mudah. Karena banyak indikator harus dilihat mulai tingkat pendidikan, kesehatan, serta kualitas hidup yang layak.

“Banyak tolak ukurnya, mulai dari kesehatan dan pendidikan, serta sudah hidup layak atau tidak”, terangnya.

Oleh karena itu, lanjut Mohni, untuk mengatasi masalah kemiskinan tersebut harus dimulai dari infrastruktur dasar, yakni pemenuhan kebutuhan dasarnya, dengan menjamin kesehatan dan pendidikan pada masyarakat.

“Dengan menyehatkan masyarakat, dan seberapa besar presentase anak usia sekolah, yang telah bersekolah di daerah itu”, tandasnya. (sfn/hsn/tfk)

Berita Terkait

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma
Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan
Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi
Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan
Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:40 WIB

Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:56 WIB

Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:45 WIB

Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:18 WIB

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Berita Terbaru

Caption: Pj Pemimpin Cabang BRI Bangkalan, Dwi Floresvita RA, secara simbolis menyerahkan klaim asuransi nasabah, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Ahli Waris Nasabah BRI Bangkalan Terima Santunan Rp52 Juta

Selasa, 3 Feb 2026 - 23:58 WIB

Caption: Wakapolres Bangkalan Kompol Hosna Nurhidayah, sematkan pita kepada anggota Polantas sebagai tanda dimulainya Operasi Keselamatan Semeru 2026, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Operasi Keselamatan: Polres Bangkalan Tekan Angka Kecelakaan

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:50 WIB