Pemkot Bandung Bertekad Tekan Angka Pengangguran

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2019 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bandung (Oded M. Danial) terlihat menyapa para peserta job fair beserta Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung.

Walikota Bandung (Oded M. Danial) terlihat menyapa para peserta job fair beserta Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung.

Bandung, (regamedianews.com) – Walikota Bandung, Oded M. Danial bertekad akan terus menekan angka pengangguran di Kota Bandung. Salah satunya yaitu dengan menggelar 4 kali job fair dalam setahun.

“Iya saya melihat dengan adanya job fair, khususnya yang diadakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, sangat membantu pengangguran di Kota Bandung dalam mendapatkan pekerjaan. Hal itu selaras dengan meningkatnya perekonomian masyarakat Kota Bandung”, ujar Oded seusai membuka acara Job Fair Kota Bandung tahun 2019 di Halaman Parkir Metro Indah Mal, Senin (19/3/2019) kemarin.

Oded mengungkapkan, setiap kali menggelar job fair, ada sekitar 4.000 pengangguran dapat terbantu. Artinya jika digelar 4 kali, sekitar 16.000 orang pengangguran terbantu setiap tahunnya.

“Kalau sesuai target, 4.000 orang terbantu sekali Job Fair, berarti setahun dikalikan 4 saja. Ini merupakan fungsi Tripartit, yaitu tiga elemen bersatu antara Pemerintah, Perusahaan dan para pencari kerja. Di sini Pemerintah mempunyai kebijakan dalam mengurangi pengangguran”, lanjut Oded.

Baca Juga :  Lagi – lagi Miras Memakan Korban, Pemuda di Sumenep Tewas

Oded juga mengapresiasi job fair kali ini. Pasalnya, job fair kali ini juga membuka posisi khusus disabilitas, untuk memperoleh haknya mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Ini luar biasa. Terobosan dari Dinas Ketenagakerjaan, ketika mang Oded berbicara mengenai membangun Bandung di atas dua pilar, yaitu keadilan dan bekerja sesuai aturan. Semua warga kota Bandung memiliki hak yang sama termasuk disabilitas”, ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi menuturkan, job fair dengan menyediakan peluang untuk disabilitas juga merupakan amanat UU no 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

“Seusai UU No 13, dari 100 pekerja minimal harus ada disabilitas. Sebenarnya program ini sejak tahun kemarin, namun baru terlihat sekarang”, katanya.

Asep mengungkapkan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat pengangguran di Kota Bandung semakin menurun setiap tahunnya khususnya sejak tahun 2016. Data BPS terakhir terdapat 96.465 pengangguran di Kota Bandung atau hanya 8%.

Baca Juga :  Pasien Positif Corona di Sampang Bertambah Jadi 11 Orang

“Ini merupakan penurunan sejak tahun 2016. Ini juga keberhasilan dari kolaborasi antara Pemerintah dengan pengusaha. Selain itu, kita juga mempunyai pelatihan dan pemagangan di beberapa ritel maupun perhotelan. Ini menjadi modal bagi calon pekerja”, imbuhnya.

Asep optimis, tingkat pengangguran di Kota Bandung akan semakin menurun. Target Dinas Ketenagakerjaan, setiap tahun harus ada penurunan jumlah pengangguran di Kota Bandung.

“Saya optimis tahun 2019 tingkat pengangguran akan semakin menurun. Ini berkat usaha dan berkolaborasi. Saya mengajak kepada masyarakat Kota Bandung yang belum memiliki pekerjaan untuk mengikuti program yang disediakan sebagai wadah dalam mencari pekerjaan”, tuturnya. (kus/agil)

Berita Terkait

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB