250 Pelajar di Kabupaten Bandung Dijadikan Duta Hukum

- Jurnalis

Kamis, 28 Maret 2019 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung (Dadang M Naser), saat mengukuhkan Duta hukum dan FPSH.

Bupati Bandung (Dadang M Naser), saat mengukuhkan Duta hukum dan FPSH.

Bandung, (regamedianews.com) – sebanyak 250 orang perwakilan pelajar SMA/SMK/MA/SMA-LB/sederajat, dikukuhkan menjadi Forum Pelajar Sadar Hukum (FPSH) dan Duta Hukum – Hak Asasi Manusia (HAM), Tingkat Kabupaten Bandung, di Dome Bale Rame Soreang, Rabu (27/3/2019) kemarin.

Pengukuhan yang disaksikan 1.500 pelajar, bertujuan untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter, dilandasi dengan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Melalui kegitan itu, para generasi muda bisa memaknai kehidupan, juga taat pada aturan hukum yang berlaku.

“Selain itu juga untuk menjadikan manusia yang memiliki peradaban, menjunjung tinggi HAM. Membentuk generasi muda berakhlak mulia, jujur, dedikasi tinggi, visioner dan bertanggung jawab”, ucap Bupati Bandung Dadang M Naser saat mengukuhkan Duta hukum dan FPSH.

Baca Juga :  Panwascam Ketapang Rekomendasikan PSU di TPS 8 Desa Bunten Barat

Menurutnya, sejak dulu perubahan dilakukan oleh para generasi muda terutama pelajar. Pelajar Kabupaten Bandung, kini tengah menyiapkan diri, untuk terus memberikan pemahaman hukum kepada temannya, maupun masyarakat di lingkungannya.

”Hal ini untuk menghindari agar tidak ada lagi bullying, tumbuh rasa saling menghargai, saling asah, asih, asuh, menghormati dan menghargai sesama”, kata Dadang.

Setelah dikukuhkan FPSH dan duta hukum mendapat pembekalan dari 7 instansi Pemerintah, yaitu Kementerian Hukum dan HAM, Polda Jabar, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kementerian Agama Wilayah Jawa Barat, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Pertahanan dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

“Dalam pembekalan, akan diberikan pemahaman bagaimana hubungan dengan alam, masalah hukum lingkungan, hak dan kewajiban sebagai warga negara. Inilah yang akan terus dilakukan oleh Duta Hukum – HAM dan FPSH, dalam memberikan pencerahan kesadaran hukum bagi rakyat Kabupaten Bandung”, paparnya.

Baca Juga :  Kapolsek Pabean Cantikan: Dirgahayu Republik Indonesia Ke 76

Pada kesempatan yang sama juga diluncurkan aplikasi JASPROD (Jaringan Sabilulungan Produk Hukum), yaitu sebuah aplikasi berbasis android, yang memudahkan penggunanya dalam mengakses produk hukum yang berlaku.

Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung Drs. Ruli Hadiana menjelaskan, aplikasi JASPROD dibuat untuk meningkatkan pemahaman informasi hukum pada era teknologi.

“Di era industri, Pemerintah Daerah harus mampu memberikan pelayanan yang terbaik, cepat, tepat, akurat dan tidak berbelit belit, sehingga kebutuhan informasi masyarakat terpenuhi. Terutama bagi masyarakat dari kalangan generasi muda, atau yang lebih kita kenal generasi milenial”, pungkasnya. (aga/agil)

Berita Terkait

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Berita Terbaru

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB